Berita

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (25/7)/RMOL

Hukum

Nurul Ghufron Pede Lolos Seleksi Pimpinan KPK

KAMIS, 25 JULI 2024 | 16:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron percaya diri akan lolos tahapan-tahapan seleksi menjadi calon pimpinan (capim) KPK periode 2024-2029.

Sebagai peserta capim KPK, Nurul Ghufron mengaku sudah mempersiapkan diri untuk melaksanakan seleksi tes tertulis usai lolos seleksi administrasi.

"Tes tulis ini biasanya di awal-awal adalah potensi akademik ya, karena itu yang kami persiapkan hanya untuk menfitkan kondisi pikiran dan kesegaran tubuh saja,” kata Ghufron kepada wartawan di Gedung Juang pada Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis sore (25/7).


"Itu kan mengukur bukan mengukur intelektual ya, intelektual ada tapi juga emosional dan juga spiritual yang diukur. Sehingga, hal-hal yang begitu saya kira hanya butuh ketenangan saja," tambahnya. 

Ghufron pun memohon doa dari masyarakat agar terpilih pimpinan KPK yang terbaik.

"Namanya orang mencalonkan diri, itu harus kemudian dilandasi niat, dan juga kepercayaan diri. Seberapa kepercayaan diri, tentu karena saya sudah berpengalaman, tentu kepercayaan dirinya saya yakin ya mudah-mudahan lolos lah," pungkas Ghufron.

Ghufron merupakan salah satu dari 236 peserta capim KPK yang dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi diwajibkan mengikuti seleksi tahap berikutnya, yaitu tes tertulis, yang akan diselenggarakan pada Rabu (31/7), sejak pukul 07.30-11.00 WIB untuk Capim KPK, dan pukul 12.30-16.00 WIB untuk calon Dewas KPK di Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kemensetneg, Jalan Gaharu I nomor 1, Cilandak, Jakarta Selatan.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya