Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

KAI Perpanjang Rute KA Blambangan Ekspres hingga ke Pasar Senen

KAMIS, 25 JULI 2024 | 16:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Kereta Api Indonesia (KAI) teLah memperpanjang rute kereta api (KA) Blambangan Ekspres, yang kini melayani perjalanan dari Stasiun Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur hingga Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

Sebelumnya, kereta ini hanya beroperasi antara Stasiun Ketapang dan Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah.

VP Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa rute baru ini mulai berlaku pada Jumat (26/7) untuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen, sedangkan dari Stasiun Ketapang dimulai pada Sabtu (27/7).


Anne menjelaskan bahwa perpanjangan rute ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanannya kepada pelanggan.

"Sehingga masyarakat Jakarta yang ingin bepergian ke Banyuwangi ataupun sebaliknya menjadi semakin mudah," ujar Anne melalui keterangan resmi, Rabu (24/7).

Kereta Blambangan Ekspres, sambung Anne, kini menggunakan rangkaian eksekutif dan ekonomi new generation versi modifikasi.

Kursi tegak berhadapan 80 tempat duduk pada kereta ekonomi telah diganti dengan 72 tempat duduk yang lebih nyaman dan menggunakan tipe captain seat, yang bisa diatur kemiringannya (reclining) dan arahnya (revolving) sesuai keinginan penumpang.

"Peningkatan pelayanan pada KA kelas ekonomi ini adalah sebagai wujud komitmen KAI dalam mendengarkan kebutuhan dan masukan dari para pelanggan, untuk dapat terus meningkatkan pelayanan dan customer experience. Sehingga tetap relevan dengan perkembangan zaman," kata Anne.

Interior kereta ekonomi telah dimodifikasi agar serupa dengan kereta eksekutif, termasuk bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah.

Modifikasi juga dilakukan pada toilet yang kini memiliki nuansa lebih mewah dan menggunakan toilet duduk. KAI juga menyediakan tempat ibadah di kereta restorasi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya