Berita

Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono/Ist

Politik

Thomas Djiwandono Lagi Belajar di Kabinet Jokowi

KAMIS, 25 JULI 2024 | 10:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 5 tahun ke depan diyakini bisa optimal digunakan untuk kemaslahatan masyarakat.

Sebabnya orang-orang yang merupakan lingkaran   Prabowo sedang belajar secara dini dengan bergabung di kabinet Joko Widodo.

Hal itu disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil merespons masuknya keponakan Prabowo, Thomas Djiwandono ke dalam kabinet Jokowi sebagai Wakil Menteri Keuangan II.


"Saya kira itu hal baik ya. Kenapa? yang pertama, ini secara konkret menggambarkan bahwa Pak Jokowi itu benar-benar mendukung pemerintahan Pak Prabowo," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis (25/7).

Selanjutnya, kata Kang Tamil, hal tersebut baik untuk mentransformasikan program-program, kerja-kerja yang sudah berjalan untuk diteruskan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Ini menghemat waktu, agar menteri-menteri yang nantinya bergabung itu tidak belajar lagi dari nol. Sehingga masa pemerintahan Pak Prabowo yang 5 tahun itu, itu bisa seoptimal mungkin digunakan untuk kemaslahatan masyarakat," terang Kang Tamil.

Tak hanya itu, kata dosen di Universitas Dian Nusantara ini, hal tersebut juga membuat stabilitas pemerintahan dan politik menjadi baik. 

Kata Kang Tamil, hal itu akan kemudian berpengaruh kepada stabilitas ekonomi, serta stabilitas investasi, baik dalam negeri maupun luar negeri. 

"Ini akan sangat berpengaruh kepada kepercayaan investasi luar negeri untuk menaruh investasinya di Indonesia," kata Kang Tamil.



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya