Berita

Tangkapan layar video viral di media sosial TikTok yang terdapat jentik hitam di galon air mineral tersegel/Repro

Bisnis

GAPMMI Sesalkan Video Viral Air Galon Berisi Jentik Hitam

RABU, 24 JULI 2024 | 21:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Beredarnya video tentang air minum galon berisi jentik hitam yang viral di media sosial turut disayangkan Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI).

Sebab, kabar tersebut disebar sebelum pembuat video melakukan konfirmasi kepada produsen air minum dimaksud.

"Harusnya konsumen (sebelum mengunggah video) menghubungi pusat layanan konsumen. Apalagi perusahaan besar, harusnya punya pusat layanan," kata Ketua GAPMMI, Adhi Lukman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/7).


Adhi melihat, kasus penyebaran video yang turut menyebut salah satu merek perusahaan air minum itu berpotensi menimbulkan fitnah. Lain cerita jika kasus jentik hitam disebar setelah ada konfirmasi dan persetujuan dari produsen.

Ia juga telah menerima informasi soal sikap konsumen yang juga pembuat video disebut mempersulit verifikasi produsen galon air berisi jentik hitam. Padahal, verifikasi kedua belah pihak penting sebagai informasi kepada publik.

Hal senada juga disampaikan pakar kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah. Menurutnya, tindakan penyebar video berpotensi terancam pidana pencemaran nama baik. 

"Ini sifatnya ada di media sosial, maka tentu bisa terancam UU ITE Pasal 28 ayat 1," kata Trubus.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya