Berita

Ilustrasi Foto/Ist

Nusantara

Peringatan Hari Anak Nasional

Grup MIND ID Perkuat Program Beasiswa Hingga Pengentasan Stunting

RABU, 24 JULI 2024 | 17:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berkomitmen mendukung pemerintah dalam menjaga kualitas anak Indonesia di masa depan melalui program seperti beasiswa untuk anak hingga pencegahan stunting.
 
Dukungan terhadap kualitas anak Indonesia menjadi salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Grup MIND ID terus menyelaraskan program tersebut dengan semangat menjamin kemajuan Indonesia di masa depan. 

Corporate Secretary MIND ID Heri Yusuf menyampaikan bahwa diperlukan langkah proaktif dari berbagai pihak, termasuk Grup MIND ID selaku BUMN, untuk terus memastikan kesejahteraan, pendidikan, perawatan, proteksi, dan pemberdayaan anak Indonesia.
 

 
"Hari Anak Nasional ini merupakan momentum bagi Grup MIND ID untuk kembali menguatkan program yang terkait dengan penjagaan anak-anak Indonesia, sehingga di masa depan suara mereka bisa lebih terdengar keras di kancah global," kata Heri dalam keterangannya yang diterima redaksi, Rabu (24/7).

Selama ini, MIND ID telah menjalankan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak mulai dari program beasiswa, pendidikan dan pelatihan, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, pemenuhan gizi anak, hingga pencegahan anak stunting. 
 
Salah satunya program Beasiswa Ayo Sekolah milik PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Penyaluran beasiswa ditujukan agar anak-anak dari keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasional mampu memenuhi program wajib belajar 12 tahun. Program ini telah mampu merangkul 8.656 siswa sejak 2012 hingga 2024.

Di samping itu, anggota grup lainnya, PT Timah Tbk menjalankan program Pemali Boarding School untuk memberikan jaminan penyediaan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu yang berprestasi dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Karimun (Provinsi Kepulauan Riau), dan Kabupaten Meranti (Provinsi Riau).
 
Sementara itu, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) turut mendukung pemenuhan hak anak melalui program pengentasan anak stunting di sekitar wilayah operasional. Serangkaian kegiatan di antaranya melalui sosialisasi pencegahan stunting, pelatihan memasak untuk orang tua, program Bapak Asuh, pemeriksaan status gizi anak, serta edukasi masyarakat tentang gizi anak.

Selain itu, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga mendukung pemenuhan hak anak melalui program pangan lokal guna pengentasan stunting di Halmahera Timur. Sebanyak 12 desa dari dua kecamatan dilibatkan dalam kegiatan pengolahan pangan lokal menjadi makanan bergizi.

“MIND ID berkomitmen memberi dukungan penuh kepada anak-anak Indonesia khususnya di sekitar wilayah operasional untuk menjadi insan yang bermanfaat serta bernilai tambah bagi negara di masa depan dengan terus meningkatkan cakupan program-program saat ini," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya