Berita

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2024 di Istora Papua Bangkit, Jayapura, Papua/Ist

Politik

Jokowi Bangga Karya Desainer PYCH Binaan BIN

RABU, 24 JULI 2024 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peragaan busana karya desainer Papua Youth Creative Hub (PYCH) binaan Badan Intelijen Negara (BIN) memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2024. 

Kegiatan yang digelar di Istora Papua Bangkit, Jayapura, Papua, pada Selasa (23/7). Acara ini, dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Karya desainer PYCH menampilkan berbagai keberagaman budaya. Mereka juga memperlihatkan keindahan alam nusantara lewat desain yang dipakai anak-anak muda Papua. Selain itu, ada juga yang menggunakan noken khas Papua. 


Presiden Jokowi dalam kesempatan itu mengaku terkesan dengan karya dan penampilan anak-anak Papua pada acara tersebut.

"Kita melihat ke depan anak-anak ini harus betul-betul disiapkan. Tidak hanya pintar, tidak hanya pandai, tapi juga berwawasan dan berkarakter," kata Jokowi.

Jokowi turut mengomentari antusiasme anak-anak yang sangat tinggi. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya anak yang ikut serta dalam pertunjukkan seni dan budaya tradisional pada acara HAN 2024.

Ribuan anak itu mengenakan busana adat Papua sambil melakukan tarian kolosal bertajuk “Tanah Kitorang”, yang memecahkan rekor MURI.

“Ini mungkin pertama kali puncak Hari Anak Nasional diadakan di Papua dan dilaksanakan secara besar-besaran dan anak-anak menikmati,” tuturnya.

Salah satu pihak yang berjasa dalam mengembangkan kreativitas masyarakat di Papua adalah PYCH. Program binaan BIN itu terinspirasi dari misi Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Keberhasilan PYCH di Jayapura akan menjadi Role model yang rencananya akan disusul daerah lain seperti Kota Manokwari, Papua Barat hingga di Aceh bernama Amanah (Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya