Berita

Ketua Umum Relawan Alap-Alap Jokowi (AAJ) sekaligus penanggung jawab gelaran Munas, Muhammad Isnaini/Ist

Politik

Relawan Alap-Alap Jokowi Hindari Budaya "Meminta-minta" Pasca Pilpres 2024

SELASA, 23 JULI 2024 | 08:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka Musyawarah Nasional (Munas) 1 Relawan Alap-Alap Jokowi (AAJ) di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Sabtu mendatang (27/7). Munas akan diikuti sekitar 2.000 peserta. 

Ketua Umum AAJ sekaligus penanggung jawab gelaran Munas, Muhammad Isnaini menjelaskan bahwa kepastian Presiden Jokowi hadir dan membuka Munas sudah dikorfirmasi oleh Kementerian Sekretariat Negara dan Protokol Istana. 

“Kami memikirkan sejak sebelum Pilpres 2024 lalu. Supaya ada keberlanjutan," kata Isnaini melalui siaran persnya, Selasa (23/7).


Isnaini menegaskan bahwa Munas AAJ bukan sekadar seremonial, karena pihaknya serius mengelola jaringan 
relawan dengan meletakkan ideologi Jokowisme. 

"Yakni ideologi kebangsaan yang mengandung nilai-nilai keteladanan kerja untuk rakyat. Kami juga tidak 
ingin relawan hanya menjadi pasukan hore tatkala ada pesta demokrasi," kata Isnaini. 

Isnaini menerangkan bahwa ideologi Jokowisme mengikat relawan AAJ untuk tidak menjadi kelompok relawan yang sering dituding oportunis. 

"Termasuk budaya "minta-minta" karena merasa sudah berjuang atau berkeringat di Pilpres 2024," kata Isnaini.

Kata Isnaini, pasca Munas menjadi periode penting untuk 
mewujudkan semua agenda AAJ ke depan. Untuk itulah, Tim Perumus AAJ juga telah merampungkan platform sebagai pedoman seluruh relawan.

“Sehingga jelas konsekuensi menjadi relawan AAJ. Fokus kami di perdesaan karena secara faktual 90 persen relawan kami ada di pedesaan," kata Isnaini.

Pada sesi penutupan Munas, panitia mengundang Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep sekaligus untuk menyampaikan pidato politik. 

“Kenapa Mas Kaesang, nanti akan ada lagi penjelasan lanjutan. Kami berharap bahwa kehadiran Bapak Presiden akan melecut spirit kami dalam membangun AAJ pada rel yang benar," demikian Isnaini.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya