Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus/Ist

Politik

Kader PDIP Minta Asuransi Kendaraan Murah dan Efisien

MINGGU, 21 JULI 2024 | 15:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kewajiban membayar asuransi kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua dinilai penting, namun pemerintah perlu mencermati ekonomi rakyat, terutama kelas menengah dan bawah.

Demikian disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus menanggapi kebijakan pemerintah terkait kewajiban asuransi kendaraan bermotor mulai Januari 2025.

Legislator dari Fraksi PDIP DPR RI ini mengatakan, untuk perlindungan dan keselamatan para pengendara kendaraan bermotor kebijakan asuransi itu dinilai sangat penting.


"Kalau untuk perlindungan ya ada gunanya. Ketika apalagi misalnya dia nabrak orang, kalau motor nabrak mobil, kalau sekarang kan yang punya mobil pasrah, mau ribut?" kata Deddy.

"Kalau ada asuransi kan agak mengurangi gitu lho, beban-beban itu. Ada gunanya," sambungnya.

Menurutnya, dalam mengeluarkan kebijakan itu, pemerintah harus melihat kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

"Cuma ya harus memperhatikan daya beli masyarakat, prospek ekonomi ke depan, jadi dibuat skema asuransi itu memang benar-benar mudah, murah, efisien," kata Deddy.

Meski demikian, Deddy mengaku khawatir jika nanti seluruh pengendara kendaraan bermotor wajib asuransi kemudian muncul masalah baru. Yakni sulit mengklaim ketika terjadi musibah.

"Jangan nanti ketika dia mengajukan klaim susahnya minta ampun, banyak ini itu, akhirnya klaim tidak terdeliver yang ada nanti orang lama-lama marah," tutup Deddy.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya