Berita

Diskusi peringatan peristiwa Kudatuli yang digelar PDIP, Sabtu (20/7)/RMOL

Politik

PDIP: Kudatuli Bikin Anak Tukang Kayu Bisa jadi Presiden

SABTU, 20 JULI 2024 | 13:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Reformasi tidak berdiri tunggal melainkan ada banyak rentetan peristiwa sebelum akhirnya rezim otoriter Soeharto tumbang.

Dalam rangkaian menuju era reformasi tersebut, salah satu peristiwa sejarah yang belum dilupakan adalah Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli 1996 atau Kudatuli.

“Tidak ada Kudatuli atau (peristiwa) 27 Juli, (maka) tidak ada reformasi. Reformasi itu tonggaknya adalah kasus 27 Juli,” kata Ketua DPP PDIP, Ribka Tjiptaning dalam diskusi peringatan 28 tahun Kudatuli bertajuk 'Kudatuli, Kami Tidak Lupa' di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Sabtu (20/7).


Menurut Ribka, Kudatuli menjadi pemantik lahirnya iklim demokrasi sekaligus mengakhiri hegemoni Presiden Soeharto. 

"Kalau tidak ada reformasi, tidak ada anak buruh bisa jadi gubernur, tidak ada anak petani bisa jadi bupati dan walikota, dan tidak ada anak tukang kayu jadi presiden," tegasnya.

Kudatuli merupakan peristiwa pengambilalihan paksa Kantor PDI pimpinan Megawati oleh massa pendukung Soerjadi. Saat itu, suasana makin mencekam karena diduga ada pasukan pemerintah turut terlibat dalam kerusuhan di kantor PDI yang kini menjadi PDIP.

Kerusuhan di beberapa wilayah di Jakarta, khususnya di kawasan Jalan Diponegoro, Salemba, Kramat. Beberapa kendaraan dan gedung terbakar.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya