Berita

Kelompok Aksi Bela Suara Indonesia Timur (ABSIT), menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/7)/RMOL

Politik

Bawaslu Didemo, Desak Pengusutan Dugaan Jual Beli Suara Pileg DPRD Jakarta

KAMIS, 18 JULI 2024 | 16:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi demonstrasi digelar sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai kelompok Aksi Bela Suara Indonesia Timur (ABSIT), di depan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/7). 

Pantauan RMOL di lokasi, massa aksi yang berjumlah puluhan orang membawa satu buah mobil komando untuk menyampaikan tuntutan-tuntutannya kepada Bawaslu. 

Salah seorang orator menyampaikan poin utama tuntutannya kepada Bawaslu. Yaitu meminta untuk mengusut dugaan praktik jual beli suara di pemilihan legislatif (Pileg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, khususnya daerah pemilihan (Dapil) Jakarta Utara. 


"(Diduga terjadi) money politic, jual suara, itu menjual suara rakyat, khususnya di Tanjung Priok," ujar seorang orator. 

Praktik kotor diduga dilakukan oleh KPU Daerah Jakarta Utara, karena mengubah hasil perolehan suara salah satu calon anggota legislatif (caleg) asal Papua yang maju melalui Dapil Jakut. 

"Suara teman-teman kita dari Indonesia Timur, perlu dikawal," kata orator tersebut. 

Oleh karena itu, menurut sang orator, Bawaslu mesti turun tangan menyelesaikan dugaan pelanggaran yang terjadi pada Pileg DPRD DKI Jakarta Dapil Jakarta Utara. 

"Kembalikan suara-suara yang diduga sudah dijualbelikan KPU DKI dan KPU Jakarta Utara," tegas orator tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya