Berita

Ilustrasi logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Politik

Hingga Hari Ini, 424 Orang Telah Daftar Capim dan Dewas KPK

SENIN, 15 JULI 2024 | 19:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Memasuki detik-detik akhir masa pendaftaran, sebanyak 424 orang telah mendaftar sebagai calon pimpinan (capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua panitia seleksi (pansel) capim dan Dewas KPK, Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, hingga sore hari ini, sebanyak 830 orang tercatat sudah registrasi membuat akun. Tapi baru 424 yang telah mengunggah dokumen persyaratan sesuai pilihannya.

"(Pendaftar) Pimpinan 253 (orang), Dewas 171 (orang)," kata Yusuf Ateh kepada RMOL, Senin sore (15/7).


Kepala BPKP ini menjelaskan, data itu berdasarkan update terakhir hari ini pada pukul 15.45 WIB.

Sejauh ini, beberapa nama sudah terungkap mendaftar sebagai capim KPK. Seperti Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan, serta mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said.

Hari ini merupakan batas akhir pendaftaran capim dan Dewas KPK periode 2024-2029. Proses pendaftaran ini sudah berlangsung sejak Rabu (26/6). Masyarakat masih bisa mendaftar melalui laman apel.setneg.go.id hingga pukul 12 malam nanti.

Pansel capim dan Dewas KPK diketuai oleh Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dengan 8 anggotanya, yakni Arif Satria merangkap Wakil Ketua, Ketua PPATK Ivan Yustiavandana selaku anggota, Nawal Nely selaku anggota, Ahmad Erani Yustika selaku anggota, Y Ambeg Paramarta selaku anggota, Elwi Danil selaku anggota, Rezki Sri Wibowo selaku anggota, dan Taufik Rachman selaku anggota.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya