Berita

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Istimewa

Politik

Pilkada Jabar 2024

Golkar dan PDIP Didorong Berkoalisi Usung Ridwan Kamil-Ono Surono

SENIN, 15 JULI 2024 | 15:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masyarakat pantai utara (Pantura) Cirebon dan Indramayu berharap Golkar dan PDIP bisa berkoalisi untuk mengusung mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan tokoh Pantura, Ono Surono, dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2024. 

Hal tersebut disampaikan kiai muda Cirebon, Moh Thoyib, menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatat pasangan calon Ridwan Kamil dan Ono Surono memiliki elektabilitas tertinggi, Senin (15/7).

Ustaz Moh Thoyib menilai, tingginya popularitas dan elektabilitas Ridwan Kamil yang berpasangan dengan Ono Surono membuktikan bahwa dua figur tersebut dipercaya oleh masyarakat Priangan dan masyarakat pesisir Pantura Jabar. 


Pimpinan Ponpes Al Ishlah Buntet Cirebon tersebut meminta para ketua parpol tempat bernaung Ridwan Kamil dan Ono Surono untuk berkoalisi mengusung keduanya sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar.

“Saya mendorong Golkar dan PDIP berkoalisi agar Ridwan Kamil dan Ono Surono dapat berpasangan dalam pemilihan Gubernur Jabar 2024,” ujarnya, dikutip RMOLJabar, Senin (15/7). 

Dalam jajak pendapat yang digelar lembaga survei SMRC belum lama ini, elektabilitas Ridwan-Ono mencapai 56,7 persen. Sementara Dedi-Bima meraih elektoral 37,3 persen, dan Haru Suandharu-Ilham Habibie hanya memperoleh 1,3 persen. 

Jajak pendapat yang digelar Lembaga Survei SMRC pada 9 Juni-1 Juli 2024 ini melibatkan 11.070 responden

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya