Berita

DPP PPP memberikan rekomendasi kepada Gus Fawait untuk maju pada Pilbup Jember 2024/RMOLJatim

Politik

Beri Rekom Gus Fawait di Pilbup Jember Bentuk Penghargaan PPP kepada Santri

SENIN, 15 JULI 2024 | 13:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan dukungan kepada bakal calon Bupati Jember Gus Fawait untuk maju pada Pilkada Jember 2024. Hal ini ditegaskan melalui Surat Tugas dari DPP PPP untuk politikus Gerindra tersebut yang diserahkan langsung oleh Sekretaris PPP Jawa Timur, Habib Salim Quraish, di Surabaya, Minggu (14/7).

Saat menyerahkan surat tugas tersebut Habib Salim mengatakan, partainya berharap Gus Fawait yang berlatar belakang santri harus bisa memperhatikan kesejahteraan santri terutama di Jember.

"Santri harus mendapat perhatian yang sama dengan siswa-siswa yang ada di Jawa Timur. Apalagi Jember paling banyak ponpes, dan ponpes merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia ini," terangnya, dikutip RMOLJatim, Senin (15/7).


Sementara itu, Gus Fawait saat dikonfirmasi mengatakan, PPP adalah partai yang sangat bersejarah. Karena PPP adalah salah satu partai yang sangat senior di Republik ini yang berbasiskan pesantren.

"Dan kebetulan saya adalah orang pesantren. Sehingga ada nilai tersendiri bagi saya sebagai seorang santri mendapatkan rekomendasi dari Partai Persatuan Pembangunan. Kemudian kebetulan di Jember belum pernah ada santri yang menjadi bupati. Belum pernah ada kader partai politik yang menjadi bupati. Belum pernah ada anak muda yang menjadi bupati," ucap pria yang juga ketua fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jatim ini.

"Maka rekom-rekom dari partai-partai yang sudah menyerahkan kepada kami, termasuk Partai Persatuan Pembangunan, adalah sebuah kesempatan, sebuah penghargaan yang diberikan kepada seorang santri, seorang kader partai politik yang berproses di partai politik untuk memimpin Kabupaten Jember," imbuhnya. 

Lebih lanjut dijelaskan Gus Fawait, partai adalah kawah candradimuka. Partai adalah tempat pengkaderan bagi calon pemimpin masa depan. Baik di level nasional, termasuk di level daerah. 

Sehingga dirinya merasa bangga sebagai orang yang berproses di partai politik, diberikan kesempatan oleh partai-partai, termasuk Partai Persatuan Pembangunan, untuk mengabdi di Kabupaten Jember. 

Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) tersebut mengakui masih banyak parpol yang merekomendasikan dirinya dengan surat tugas karena hingga saat ini belum mengumumkan bakal calon wakil bupati Jember yang akan digandengnya.

"Insya Allah segera akan kami sampaikan calon wakil bupati sehingga nanti beberapa partai yang memberikan surat tugas akan dijadikan surat rekomendasi," jelasnya optimistis.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya