Berita

Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus/Ist

Nusantara

Warga RI Diprediksi Banjiri Timor Leste Jelang Kunjungan Paus Fransiskus

MINGGU, 14 JULI 2024 | 15:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Selepas dari Indonesia, Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus dijadwalkan akan menuju Timor Leste pada 9-11 September 2024.

Hal itu menggugah animo masyarakat Katolik di perbatasan Indonesia-Timor Leste untuk bergerak melintasi negara demi menjumpai pimpinan tertinggi umat Katolik dunia tersebut. 

Uskup Keuskupan Atambua Mgr. Dominikus Saku mengatakan, Keuskupan Atambua telah melakukan sosialisasi pendaftaran umat Keuskupan Atambua untuk menyambut kedatangan Paus Fransiskus di Jakarta, namun belum ada yang mendaftar.


“Kami telah melakukan sosialisasi pendaftaran umat Keuskupan Atambua untuk keikutsertaan saat kunjungan Paus di Jakarta sesuai kuota 80 orang. Namun sampai penutupan pada Juni 2024, ternyata tidak ada umat yang mendaftar,” kata Uskup Dominikus dikutip dari laman Kemenag, Minggu (15/7).

Uskup Dominikus menduga kebanyakan umat akan lebih memilih pergi ke Timor Leste untuk menyambut kedatangan Paus Fransiskus.

"Kami berkomunikasi dengan para uskup di Timor Leste sebagai keuskupan tetangga. Dari hasil komunikasi tersebut, kita diperkenankan untuk mengikutsertakan jumlah umat 10 ribu untuk ziarah iman saat kunjungan Paus ke Timor Leste,” sambungnya.

Dirjen Bimas Katolik Suparman menegaskan, animo umat yang akan bergerak atau yang akan melakukan ziarah ke Timor Leste saat kunjungan Paus Fransiskus ke Timor Leste harus dilayani dengan baik.

Suparman menginginkan umat Katolik WNI di perbatasan yang akan melintas menuju Timor Leste menghadiri dan mengikuti misa agung yang akan berlangsung di Lapangan Tasi Toli 10 September 2024, terjamin keamanan, tertib administrasi, dan terlayani dengan baik.

Suparman memerintahkan tim terjun ke perbatasan dan melakukan koordinasi, mendatangi pimpinan Gereja Katolik Keuskupan Atambua, para Kepala Daerah dari Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka dan Kabupaten TTU, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin, Imigrasi, Bea Cukai, petugas karantina, pihak kepolisian, dan TNI.




Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya