Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

Dianggap Bela Anies, Jala Hoaks Pemprov DKI "Dirujak" Warganet

SABTU, 13 JULI 2024 | 00:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bukan hal baru jika Anies Baswedan sering menjadi sasaran berita hoax. Bahkan hal tersebut masih terjadi saat dirinya sudah tidak lagi menjabat Gubernur Jakarta.

Kali ini, beredar sebuah foto yang menampilkan Anies memegang buku berjudul "Rumus Agar Awet Bodoh".

Menanggapi berita tersebut, Tim Jala Hoaks Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resmi mereka, Jumat (12/7).


Dalam unggahan yang dipublikasikan pada pukul 09.00 WIB, Tim Jala Hoaks menyatakan bahwa foto tersebut merupakan hasil editan dan tidak menggambarkan kenyataan.

Mereka menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah palsu dan hanya bertujuan untuk mencemarkan nama baik Anies Baswedan.

Namun, klarifikasi ini memicu reaksi beragam dari warganet. Banyak yang mempertanyakan urgensi Tim Jala Hoaks untuk membela Anies Baswedan, mengingat beliau sudah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Netizen merasa bahwa sumber daya dan fokus Tim Jala Hoaks seharusnya diarahkan kepada isu-isu yang lebih relevan dengan kepentingan publik saat ini.

Menyusul banyaknya komentar dan kritik dari warganet, postingan klarifikasi tersebut akhirnya dihapus pada pukul 12.00 WIB.

"Maaf halaman ini tidak tersedia. Tautan yang anda ikuti mungkin rusak, atau halaman mungkin sudah dihapus," demikian bunyi laman Jala Hoaks yang merujuk postingan dimaksud.

Meski demikian, perdebatan mengenai urgensi dan prioritas Tim Jala Hoaks terus berlanjut di berbagai platform media sosial.

Pihak Tim Jala Hoaks belum memberikan komentar lebih lanjut terkait reaksi warganet dan keputusan mereka untuk menurunkan postingan klarifikasi tersebut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya