Berita

Bobby Nasution dan Darma Wijaya duduk semeja pada Rakor Kesiapan Pilkada 2024 se-Sumatera Utara/Ist

Politik

Masuk Bursa Pendamping Bobby Nasution, PDIP Sumut Tetap Komunikasi ke Wiwik

JUMAT, 12 JULI 2024 | 22:26 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Nama ketua DPC PDI Perjuangan Serdangbedagai, Darma Wijaya alias Wiwik masuk dalam bursa pendamping Bobby Nasution di Pilgubsu 2024. Pasangan ini pun diprediksi akan menjadi lawan bagi PDI Perjuangan yang hingga kini masih belum menetapkan nama bakal calon yang akan mereka usung maju pada agenda politik lima tahunan itu.

Meski begitu, PDI Perjuangan Sumatera Utara mengaku tetap menjalin komunikasi dengan Wiwik.

“Kalau komunikasi dengan Wiwik bagus, nggak ada masalah,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutarto disela kunjungan ke DPW PKS Sumut, Rabu (10/7).


Diketahui sejauh ini, Bobby Nasution menjadi satu-satunya bakal calon yang bisa dikatakan sudah mendapat perahu untuk maju di Pilgubsi 2024. Sebanyak 7 partai sudah mendukungnya.

Menantu Presiden Joko Widodo ini sudah mengantongi rekomendasi dari Golkar. Sosok yang kini menjadi kader Gerindra ini juga menjadi pilihan utama partai milik Prabowo Subianto untuk diusung pada Pilgubsu tersebut.

Terbaru, PAN, PKB dan PPP juga menunjukkan dukungannya. Bahkan Ketua DPW NasDem juga menyatakan jika mereka sudah sejalan dengan Gerindra untuk mengusung Bobby Nasution pada Pilgubsu 2024 tersebut.

Berdasaran perolehan kursi di DPRD Sumut, saat ini Bobby Nasution sudah mengantongi ‘koalisi gemuk’ yakni 63 kursi. Koalisi ini praktis hanya bisa diimbangi oleh koalisi kekuatan PDI Perjuangan (21 kursi) dan PKS (10 kursi) serta Hanura (5 kursi).

Sosok yang menjadi lawan dari Bobby Nasution sendiri belum muncul sejauh ini. PDI Perjuangan dan PKS serta Hanura belum memastikan terbentuknya koalisi meski sudah terlihat berkomunikasi intens belakangan ini.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya