Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Mochammad Afifuddin/RMOL

Politik

Besok PSU Pileg di 5 Provinsi, KPU Pastikan Logistik Tersedia

JUMAT, 12 JULI 2024 | 17:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan legislatif (Pileg) 2024 akan digelar besok di sejumlah daerah di 5 provinsi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim, ketersedian logistik telah terdistribusi dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, saat diwawancarai di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/7).

Dia memaparkan, pelaksanaan PSU di 5 provinsi pada Sabtu besok (13/7) merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Legislatif 2024.


"Sebagaimana kita tahu pascaputusan MK, tersisa masih beberapa daerah yang harus melakukan PSU," ujar Afifuddin.

Lebih lanjut, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU itu memastikan logistik pemilu untuk PSU di 5 daerah telah sampai.

"Hari ini berangsur sebagian titik-titik yang tidak terlalu jauh didistribusikan kami sudah cek semuanya, termasuk daerah terjauh di Papua Pegunungan. InsyaAllah kesiapan logistik, SDM, semuanya sudah siap untuk menggelar PSU pada Sabtu besok," bebernya.

Sosok yang kerap disapa Afif itu menyebutkan, 5 provinsi yang akan dilaksanakan PSU tersebar di wilayah barat hingga timur Indonesia.

"Di antaranya di Riau ada beberapa TPS, kemudian Jaya Wijaya, Papua Pegunungan, kemudian di Kalimantan Utara untuk DPRD, dan juga di Gorontalo dapil (daerah pemilihan) 2 provinsi ada dua kabupaten, serta di Sumatera Barat (Sumbar) untuk PSU DPD," paparnya.

Hari ini, ditegaskan Afif, jajaran KPU Pusat telah turun ke lapangan memastikan persiapan pelaksanaan PSU di 5 wilayah tersebut.

"Jadi semua tim KPU sudah turun untuk melakukan monitoring, memastikan persiapan. Saya sendiri baru pulang dari Sumbar untuk mengecek segala persiapan PSU untuk digelar pada 13 Juli, mudah-mudahan semua lancar," tandas Afif. 

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya