Berita

Bakal Calon Bupati Bandung Barat, Edi Rusyandi/RMOLJabar

Politik

Rela Lepas Kursi DPRD Jabar, Edi Mantap Maju Pilkada KBB

JUMAT, 12 JULI 2024 | 10:26 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Politisi Partai Golkar, Edi Rusyandi, memastikan maju dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB), meski dia lolos pada Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu, dan menempatkannya kembali duduk di kursi anggota DPRD Jabar 2024-2029.

Dia pun mengungkap alasan berani mengambil keputusan besar dengan maju di Pilkada KBB. Selain menjalankan tugas partai, juga keinginan membangun tempat kelahiran, sebagai putra daerah, dan menjadikan KBB lebih baik.

"Kalau DPP Golkar menunjuk saya, tentunya saya harus siap dan total melaksanakan tugas itu, dan harus menang," tegas Edi, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, di Bandung, Jumat, (12/7).


Bagi dia, maju di Pilkada karena menyadari begitu banyak hal yang harus diperbaiki di Bandung Barat. "Seperti pelayanan publik. Maka harus ada terobosan untuk pelayanan agar mempermudah masyarakat," ungkapnya.

Selain pelayanan publik, kata dia, urusan dasar seperti pendidikan dan kesehatan harus menjadi perhatian serius, karena kedua hal itu menjadi indikator utama kemajuan daerah.

"Masyarakat di Bandung Barat menginginkan pelayanan yang ramah, cepat dan efektif, apalagi jangkauan ke pusat pemerintahan sangat jauh dari pinggiran, dan urusan dasar kesehatan serta pendidikan juga harus menjadi perhatian serius," tegasnya.

Terkait pendamping di Pilkada, Edi belum mendapat sosok yang sesuai. Ia mengaku mencari pasangan yang mempunyai kecocokan atau kemistri, serta memiliki komitmen dan misi yang sama untuk mengurus Bandung Barat.

"Kalau urusan figur dengan nama-nama yang sudah muncul sebenarnya tidak ada masalah. Tapi DPP Golkar sudah membuat standar sendiri, ukurannya harus memiliki potensi secara electoral, melalui survei yang ditunjuk DPP Golkar," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya