Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Repro

Bisnis

DPR Setujui Pembengkakan Defisit Anggaran Rp609,8 T

SELASA, 09 JULI 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Badan Anggaran DPR dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyepakati defisit anggaran APBN 2024 membengkak 2,7 persen atau menjadi Rp609,8 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Dengan demikian bapak ibu sekalian apakah laporan realisasi semester I dan prognosis APBN 2024 dapat disetujui dan akan menjadi kesimpulan rapat kerja badan anggaran DPR RI dengan pemerintah dan Bank Indonesia dalam rangka pembahasan laporan realisasi semester I dan prognosis semester II pelaksanaan APBN 2024,” kata Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Cucun Syamsurijal dalam rapat kerja Badan Anggaran bersama Kemenkeu dan Bank Indonesia, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (9/7).

"Apakah disetujui?” tanya Cucun.


“Setuju,” jawab para anggota Badan Anggaran DPR RI.

Dalam APBN 2024, ditetapkan bahwa defisit anggaran APBN 2024 sebesar Rp522,8 triliun, atau setara 2,29 persen terhadap produk domestik bruto.

Lantas terjadi defisit anggaran mencapai Rp77,3 triliun pada semester I APBN 2024 sehingga dalam prognosa atau perkiraan semester II 2024 ini akan ada pelonjakan belanja kementerian/lembaga.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan bahwa ekonomi ke depan akan dipengaruhi oleh faktor geopolitik dan kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Selain itu, interest rate atau suku bunga dari negara maju yang masih tinggi dalam jangka yang lebih panjang.

“Faktor-faktor yang mempengaruhi APBN juga dalam hal ini badan anggaran juga melihat, dan menyebutkan bahwa faktor tersebut memang mempengaruhi pelaksanaan APBN 2024,” kata Sri Mulyani dalam rapat kesimpulan pelaksanaan APBN 2024 Semester I dan prognosis APBN 2024 semester II, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (9/7).

Dia menambahkan ada beberapa fiskal yang bisa dipertahankan meskipun mengalami pergeseran.

“Dari mulai pertumbuhan ekonomi di kuartal 1 masih on track, inflasi masih sesuai dalam range, nilai tukar yang ada sedikit deviasi ke atas menuju ke 15.900, SBN 10 tahun juga,” katanya.

Adapun pendapatan negara akan tetap sesuai target sebesar Rp2.802,5 triliun, di sisi lain belanja negara ikut melonjak 2,6 persen dari target yang sebelumnya Rp3.325,1 triliun menjadi Rp3.412,2 triliun.

Untuk mengantisipasi pembengkakan defisit anggaran Sri Mulyani akan menambal defisit anggaran yang diperkirakan naik 2,7 persen itu dengan menggunakan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di tahun sebelumnya sebesar Rp100 triliun.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya