Berita

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas/Istimewa

Politik

Warga Muhammadiyah Diajak Pilih Pemimpin Berintegritas

SENIN, 08 JULI 2024 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelaksanaan Pilkada serentak 2024 sudah seharusnya disambut dengan antusias oleh segenap masyarakat, termasuk warga Muhammadiyah. Salah satu cara menyukseskan Pilkada 2024 adalah dengan memilih pemimpin yang memiliki integritas.

Ini merupakan salah satu pesan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, terkait pengembangan organisasi di tingkat daerah, cabang, sampai ranting pada awal tahun baru Islam 1446 Hijriah.

Pesan itu disampaikan Anwar dalam acara konsolidasi dan koordinasi sekaligus perayaan tahun baru Islam yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pesisir Selatan, Sumatera Barat.


Pesan pertama terkait dengan penguatan ekonomi persyarikatan, agar dakwah persyarikatan tidak bergantung dan bisa bergerak secara luwes.

Pesan kedua adalah tentang penguatan cabang dan ranting unggulan sebagai pusat-pusat keunggulan Muhammadiyah di seluruh Indonesia, termasuk di luar Jawa.

"Hal ini bisa kita wujudkan asal kita semua solid dan sungguh-sungguh dalam menggerakkan organisasi,” kata Anwar, seperti dikutip redaksi, Senin (8/7).

Pesan terakhir adalah peran Muhammadiyah dalam kebangsaan dan kenegaraan, khususnya menjelang Pilkada serentak yang akan berlangsung 27 November 2024 mendatang.

Anwar Abbas pun mengajak seluruh warga Muhammadiyah ikut aktif menyukseskan Pilkada serentak pada tahun ini. Tentu dengan mengedepankan integritas yang langsung, bersih, jujur, dan adil. Termasuk dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) tingkat DPD di Sumbar.

"Ini merupakan sejarah dalam Pemilu Legislatif DPD di Ranah Minang, mari kita sukseskan PSU dengan sebaik mungkin, pilihlah pemimpin yang berintegritas sesuai keinginan masing-masing,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya