Berita

Ilustrasi Foto/Net

Bisnis

Pengguna iPhone Jangan Sembarang Klik Tautan, Rekening Bisa Terkuras

MINGGU, 07 JULI 2024 | 21:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengguna iPhone di seluruh dunia harap berhati-hati dengan modus peretasan data dari pihak yang tak bertanggung jawab.

Tidak tanggung-tanggung, peretas mengincar data rekening pengguna iPhone bahkan bisa mengurasnya.

Dilansir dari PhoneArena, Minggu (7/7), peretas menggunakan modus dengan mengirim SMS atau email berisi link tautan yang seolah-olah berasal dari iPhone. Ketika pengguna iPhone mengeklik tautan tersebut dipastikan data seluruh pengguna, termasuk rekening dapat diretas.


Biasanya, pesan tersebut disertai keterangan bahwa perusahaan keamanan Symantec telah menemukan bahwa yang mengarah ke situs web palsu dengan meminta penerimanya mengungkapkan nomor ID Apple mereka.

Situs web palsu itu bahkan dilengkapi captcha agar terlihat seperti situs asli.

Selanjutnya, pihak Apple menyarankan agar pengguna iPhone menambahkan otorisasi dua faktor untuk melapis keamanan ekstra ke Apple ID mereka dengan mengakses akun Apple Anda dengan 2FA.

Kemudian, pengguna iPhone akan menerima pesan SMS dengan kode enam digit khusus satu kali yang harus dimasukkan untuk mengakses akun Apple Anda.
 
Untuk mengaktifkan otorisasi dua faktor, buka Pengaturan > [Nama Anda] > Masuk & Keamanan. Ketuk Aktifkan Otorisasi Dua Faktor lalu Lanjutkan. Masukkan nomor telepon tepercaya (nomor yang akan digunakan untuk mengirimi Anda kode enam digit 2FA) lalu ketuk Berikutnya. Kode kemudian akan dikirim ke nomor telepon Anda.

Dengan demikian, bagi para pengguna iPhone wajib berhati-hati jika menerima pesan SMS seperti itu. Jangan sampai mengeklik tautan apapun dalam pesan tersebut, sebelum berdampak fatal.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya