Berita

Badan Musyawarah (Bamus) Suku Betawi 1982/Ist

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Bamus Betawi 1982 Usulkan 6 Cagub/Cawagub, Ini Nama-namanya

MINGGU, 07 JULI 2024 | 16:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menjelang pendaftaran Pilkada Jakarta 2024, Badan Musyawarah (Bamus) Suku Betawi 1982 merilis nama-nama yang akan diusulkan kepada para pimpinan partai politik, sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta.

"Nama-nama yang diusulkan adalah, Marullah Matali, Luthfi Hakim, Zainuddin, Dailami Firdaus dan Moh. Ihsan," kata Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982, Zainuddin, di Hotel Tavia Heritage, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (7/7).

Menurutnya, usulan nama-nama ini lahir dari hasil konsultasi dengan para sesepuh dan tokoh adat, dalam rangka menyongsong sukses Pilkada 2024.


Kata Zainuddin, mereka menekankan bahwa usulan tersebut harus dipandang, demi keberlanjutan peradaban Betawi yang telah ada turun-temurun sejak 3.000 tahun lalu.

Ia mengatakan, Suku Betawi yang merupakan salah satu suku asli Nusantara dengan jumlah sekitar 7 juta jiwa, kini berada pada urutan keenam dari 1.340 suku di Indonesia.

"Di Jakarta sendiri, suku Betawi menempati urutan kedua, dengan jumlah sekitar 3 juta jiwa, atau 27 persen dari total populasi ibu kota," kata Zainuddin.

Ia menilai, dalam sistem demokrasi Indonesia, suara suku Betawi memiliki peran yang sangat menentukan, dalam pemilihan presiden (pilpres), pemilihan legislatif (pileg), dan pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Hal ini menjadi semakin relevan, setelah disahkannya UU Nomor 2 Tahun 2024, tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ), yang menegaskan kedudukan suku Betawi sebagai putra asli daerah, dan menempatkan budaya Betawi sebagai prioritas, bersama suku-suku lain yang tinggal di Jakarta," kata Zainuddin.

Dengan kedudukan tersebut, lanjutnya, suku Betawi kini memiliki hak untuk mendapat ruang, dan pelibatan langsung dalam spektrum politik dan pemerintahan.

"Semangat "Vox Betawi Vox Dei, No Betawi No Party" menjadi seruan utama dalam upaya ini, menegaskan bahwa suara Betawi adalah suara Tuhan, dan tanpa Betawi tidak ada pesta demokrasi," kata Zainuddin.

"Melalui usulan ini, suku Betawi berharap dapat berperan lebih, dalam menentukan arah masa depan Jakarta, serta memastikan budaya dan nilai-nilai Betawi tetap terjaga, dan dihormati dalam setiap aspek kehidupan di ibu kota," sambungnya.



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya