Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

13.055 TPS Disiapkan KPU Sumsel untuk Pilkada 2024

MINGGU, 07 JULI 2024 | 04:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Sumatera Selatan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak November 2024 mendatang lebih sedikit dibanding Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Februari 2024 lalu.

Dari 17 kabupaten dan kota yang ada di Sumsel, KPU setempat akan menyiapkan sebanyak 13.055 TPS pada pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada 27 November 2024.

Komisioner Divisi Data dan Informasi KPUD Sumsel, Prahara Andri mengatakan, jumlah TPS terbanyak berada di Kota Palembang, dengan total 2.264 TPS.


"Sedangkan jumlah TPS paling sedikit berada di Kota Pagaralam, yakni sebanyak 247 TPS," katanya, diwartakan RMOLSumsel, Sabtu (6/7).

Andri menjelaskan, angka TPS tersebut masih bisa berubah, seiring masih dilakukannya Coklit saat ini.

"Saat ini petugas pencocokan dan penelitian (coklit) sedang turun untuk mendata. Nantinya baru bisa kita rinci apakah akan ada penambahan (TPS) atau tidak," sambungnya.

Semenatra para petugas coklit dijadwalkan menyelesaikan tugas mereka pada 24 Juli 2024.

"Dari data yang kita dapatkan nantinya, akan kita cocokkan kembali. Apakah nantinya perlu penambahan TPS di satu daerah atau tidak perlu. Oleh karena itu, kita tunggu setelah coklit selesai dilakukan," jelasnya.

Selain TPS, daftar pemilih sementara juga akan didata setelah petugas coklit menyelesaikan tugas mereka di lapangan.

"Kita harus menunggu hasil pencocokan dan penelitian terlebih dahulu. Di samping itu, tahapan pemilu juga bergulir cukup panjang," katanya.

Pada Pileg dan Pilpres lalu, jumlah TPS di Sumsel sekitar 25 ribuan, di mana setiap TPS maksimal 300 masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih. Sedangkan di Pilkada jumlah maksimal warga terdaftar di TPS bisa 600 pemilih.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya