Berita

Inggris meraih tiket semifinal Piala Eropa 2024 setelah menyingkirkan Swiss lewat adu penalti/Net

Sepak Bola

PIALA EROPA 2024

Sempurna di Adu Penalti, Inggris Lolos ke Semifinal

MINGGU, 07 JULI 2024 | 01:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah pertandingan melelahkan harus dijalani Inggris saat menghadapi Swiss di babak perempat final Piala Eropa 2024, Sabtu malam WIB (6/7). The Three Lions baru bisa memastikan tempat di semifinal setelah melewati babak adu penalti yang menegangkan.

Laga yang berlangsung di Dusseldorf Arena, memang berlangsung cukup alot. Meski bermain terbuka tapi kedua tim seperti sulit mendapatkan peluang bersih.

Mengandalkan formasi 3-4-2-1, Inggris banyak mengancam dari sisi kanan dengan mengandalkan Bukayo Saka. Lalu Kobie Mainoo menjadi senjata untuk bikin gol dari lini tengah.


Namun demikian, Inggris benar-benar sulit untuk bisa menembus pusat pertahanan Swiss. Peluang demi peluang yang didapat The Three Lions kerap mentah di benteng Swiss yang solid dan kokoh.

Begitupula dengan Swiss. Serangan dari berbagai sisi yang mereka lakukan sulit mendapatkan hasil. Tembok pertahanan Inggris juga cukup kokoh untuk dijebol Granit Xhaka dan kolega.

Tak heran, babak pertama pun berakhir tanpa ada gol yang tercipta.

Kondisi tak jauh berbeda masih tampak di atas rumput Dusseldorf Arena hingga separuh babak kedua terlewati. Bola lebih banyak bergulir di lini tengah. Inggris dan Swiss sama-sama belum menemukan momen yang tepat untuk menciptakan gol.

Dan, tim yang lebih dulu mendapat momen terbaik adalah Swiss pada menit 75. Dalam sebuah serangan yang dirancang di sisi kanan, Dan Ndoye mengirim sebuah umpan silang ke depan gawang Inggris. Sial bagi Inggris, bola memantul ke salah satu pemain belakang yang langsung disambar oleh Embolo dengan sentuhan ujung kakinya.

Keunggulan Swiss tak bertahan lama. Hanya berselang 5 menit, sepakan keras kaki kiri Bukayo Saka meluncur deras ke arah tiang jauh untuk kemudian memantul ke dalam gawang. Kiper Swiss, Yann Sommer hanya bisa memandang bola bergulir masuk ke dalam gawangnya.

Jual beli serangan terus terjadi hingga waktu normal 90 menit berakhir. Namun, tak ada gol tambahan yang dicetak Inggris maupun Swiss. Laga pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Pada babak ini, Inggris terkesan ingin memaksakan laga berlanjut ke babak adu penalti. Tim besutan Gareth Southgate ini cenderung lebih banyak mencoba menguasai bola.

Sebaliknya, Swiss tetap bermain agresif dengan sesekali melakukan serangan balik. Swiss lebih terlihat ingin menyelesaikan pertandingan tanpa adu penalti. Masuknya Xherdan Shaqiri menunjukkan tekad pelatih Murat Yakin untuk mencetak gol pada babak perpanjangan waktu.

Toh, takdir menentukan Inggris dan Swiss harus memastikan nasib mereka di Piala Eropa 2024 melalui adu penalti. Ini menjadi babak adu penalti kedua yang terjadi di Piala Eropa 2024, setelah laga Prancis vs Portugal.

Khusus bagi Inggris, ini ada adu penalti ke-10 yang harus mereka jalani di sebuah turnamen besar.

Dan, Inggris pun mendapat kesempatan pertama melakukan tendangan penalti melalui Cole Palmer. Pemain bernomor punggung 24 ini menjalankan tugasnya dengan baik.

Sementara Swiss mengandalkan Manuel Akanji untuk sebagai eksekutor pertama. Sayang, Akanji gagal menjalankan tugasnya setelah bola sepakannya ditepis Pickford.

Jude Bellingham yang jadi penendang kedua Inggris berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0. Dan langsung diikuti oleh bek Swiss, Fabian Schar, yang mengarahkan bola ke titik yang sama.

Saka maju sebagai penendang ketiga Inggris. Lagi-lagi, kaki kiri pemain asal Arsenal ini sukses memperdayai Sommer. Begitu pula dengan Shaqiri yang membuat Swiss menipiskan ketinggalan menjadi 2-3.

Pemain pengganti Ivan Toney juga menjalankan tugasnya dengan baik bagi Inggris, meski tendangannya nyaris ditepis Sommer. Sementara di kubu Swiss, Amdouni juga menempatkan bola di titik yang tak terjangkau Pickford.

Dan, akhirnya Inggris berhasil memastikan satu tiket ke semifinal usai tendangan keras Trent Alexander-Arnold melesak ke pojok gawang tanpa bisa dicegah Sommer.

Inggris 1-1 Swiss, Inggris menang adu penalti 5-3

(Saka 80'- Embolo 75')

Inggris: Pickford, Walker, Stones, Konza (Palmer 78'), Trippier (Eze 78'), Mainoo (Shaw 78'), Rice, Saka, Bellingham, Foden (Trent 115'), Kane (Toney 109')

Swiss: Sommer, Schar, Akanji, Rodriguez, Rieder (Zuber 63'), Freuler (Sierro 118'), Xhaka, Aebischer (Amdouni 118'), Ndoye (Zakaria 98'), Vargas (Widmer 63'), Embolo (Shaqiri 109').

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya