Berita

Anggota Bawaslu Puadi/RMOL

Bawaslu

Bawaslu Minta Polemik KPU Tidak Merusak Persiapan Pilkada 2024

SABTU, 06 JULI 2024 | 14:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) tetap melakukan koordinasi dengan KPU RI meski dipimpin oleh Plt. Koordinasi ini penting dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024 bulan November mendatang.

Anggota Bawaslu, Puadi menekankan, KPU harus tetap memastikan tahapan Pilkada tidak terganggu meski pucuk pimpinan dijabat pelaksana tugas.

"Setelah pemimpin yang baru, Plt (Ketua KPU) Pak Mochammad Afifuddin sudah berkoordinasi dengan Bawaslu. Dalam waktu dekat mereka hadir ke Bawaslu," ujar Puadi dikutip Sabtu (6/5).


Pertemuan antara pimpinan baru KPU dengan Bawaslu akan membicarakan beberapa hal, khususnya terkait tahapan Pilkada Serentak 2024 yang saat ini sedang berjalan.

"Sehingga perlu disampaikan hal-hal apa saja yang menjadi atensi Bawaslu. Mengingat, kami masih menggunakan regulasi yang sudah ada, yakni UU 10/2016," urainya.

Selain itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu itu menggarisbawahi satu tahapan penting dalam Pilkada Serentak 2024, yaitu pemutakhiran data pemilih melalui pencocokan dan penelitian data pemilih (coklit) yang sedang berjalan.

"Bawaslu juga berkepentingan tentang manifestasi daulat rakyat. Jadi kita berkepentingan memastikan seluruh warga negara Indonesia yang berhak terdaftar sebagai daftar pemilih," tutupnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya