Berita

Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Gus Haris-Ra Fahmi, dikabarkan segera mendapat rekomendasi dari PPP/RMOLJatim

Politik

Pilkada Probolinggo 2024

Gus Haris-Ra Fahmi Segera Kantongi Rekom PPP

JUMAT, 05 JULI 2024 | 00:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, Gus Haris-Ra Fahmi, hanya selangkah lagi untuk mendapat rekomendasi ke DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Keduanya sudah melakukan penandatanganan formulir secara sah untuk mendapatkan rekomendasi PPP agar pencalonan mereka berjalan mulus di Pilkada Kabupaten Probolinggo 2024.

Penandatanganan ini dilakukan di kediaman Gus Haris di lingkungan Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo, Kamis (4/7).

"Penandatanganan formulir untuk pengajuan rekom paslon Gus Haris-Ra Fahmi ke DPP PPP," kata Juru Bicara Lora Bergerak Untuk Perubahan (LBP) Kabupaten Probolinggo, Deni Hidayat, dikutip RMOLJatim, Kamis (4/7).


Deni menyebutkan, DPC PPP Kabupaten Probolinggo yang dikomandani Mahdi siap mengawal paslon Gus Haris-Ra Fahmi agar secepatnya mendapat rekom.

"Habib Mahdi sendiri yang mengawal dari DPW hingga DPP PPP," paparnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Mahdi, membenarkan soal pengisian formulir tersebut.

"Ya benar, tadi memang mengisi formulir untuk diajukan mendapatkan rekomendasi dari DPP PPP," jelas Mahdi.

Mahdi mengaku, formulir tersebut selanjutnya akan dikirim dalam waktu dekat ini ke DPW dan kemudian diserahkan ke DPP PPP.

"Segera dikirim (berkas) pengajuannya," pungkas Mahdi.

Sebelumnya, PPP Kabupaten Probolinggo resmi mengusulkan paslon Gus Haris-Ra Fahmi untuk maju pada Pilkada 2024.

Hal itu terungkap ketika DPC PPP Kabupaten Probolinggo, menggelar rapat konsolidasi internal pada Rabu (3/7).

Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Mahdi mengatakan, berdasarkan kesepakatan bersama, pihaknya akan mengajukan Gus Haris-Ra Fahmi sebagai pasangan Cabup dan Cawabup.

"Berdasarkan rapat internal, PPP sepakat mengusung paslon Gus Haris dan Ra Fahmi Pilkada Probolinggo," kata Mahdi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya