Berita

Bobby Nasution/Ist

Politik

Bertemu Pemuda Muhammadiyah Se-Indonesia, Bobby Nasution Bicara Indonesia Emas 2045

RABU, 03 JULI 2024 | 21:37 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Bobby Nasution mengapresiasi Pemuda Muhammadiyah menjadikan kota Medan sebagai tempat digelarnya Baitul Arqam Paripurna (Pelatihan dan Kaderisasi) Pemuda Muhammadiyah Se- Indonesia.

"Selamat Datang ke Kota Medan, Atas nama Pemko Medan saya mengucapkan terima kasih kepada Pemuda Muhammadiyah yang telah menggelar kegiatan Baitul Arqam Paripurna di kota Medan. Mudah-mudahan kegiatan ini membawah keberkahan, tidak hanya untuk kota Medan tapi seluruh kader Pemuda Muhammadiyah", kata Bobby Nasution saat menghadiri jamuan makan malam bersama peserta Baitul Arqam Paripurna Pemuda Muhammadiyah di Hotel Le Polonia, Selasa, (2/7).

Dalam momen yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, Bobby Nasution yang hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan dan Kepala Kesbangpol Andi Mario menitipkan pesan kepada Pemuda Muhammadiyah untuk dapat mengambil  perannya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.


"Kita ketahui bersama bahwa bangsa Indonesia memiliki cita-cita besar yakni mewujudkan Indonesia Emas 2045, diprediksi nantinya kita akan masuk ke tingkat empat besar perekonomian terbesar di dunia. Saya berpesan Pemuda Muhammadiyah berpesan dalam mempersiapkan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045", jelas Bobby Nasution.

Menurut Bobby Nasution ada satu hal permasalahan yang harus diselesaikan secara bersama-sama di Sumatera Utara khususnya Kota Medan agar Indonesia Emas 2045 dapat terwujud. Permasalahan tersebut adalah Provinsi Sumut termasuk kota Medan didalamnya menjadi peringkat pertama di Indonesia dalam hal penyalahgunaan narkoba.

"Permasalahan ini jika tidak bisa kita selesaikan bersama-sama, saya menilai Indonesia Emas 2045 bisa terwujud tapi kita yang ada di Sumatera Utara termasuk Kota Medan bukan bagian dari Emasnya. Ini PR kita semuanya, apakah nantinya Provinsi Sumut menjadi penopang atau hanya menjadi beban saat Indonesia Emas 2045", pungkas Bobby Nasution.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya