Berita

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (3/7)/RMOL

Politik

PKS Masih ‘Kekeuh’ Usung Anies-Sohibul Sambil Siapkan Antisipasi Deadlock

RABU, 03 JULI 2024 | 16:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga saat ini masih terus mengupayakan pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman untuk Pilkada Jakarta 2024.

Meskipun, sejumlah parpol menilai PKS telah berupaya mengunci bakal cagub di Pilkada Jakarta November mendatang, namun partai pimpinan Ahmad Syaikhu itu tetap keukeuh.

Hal itu ditegaskan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (3/7).


“Yaa pokoknya kita akan bangun komunikasi yang baik dengan partai-partai lain,” kata Jazuli.

Jazuli juga mendorong Anies Baswedan pun untuk menjalin komunikasi dengan parpol lain untuk menghadapi Pilkada Jakarta.

“Pak Anies juga harus membangun komunikasi dengan partai-partai,” jelasnya.

Mengenai kekhawatiran bakal deadlock dengan parpol lain jika tetap ‘kekeuh’ mengusung Anies-Sohibul Iman, Jazuli mengatakan pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipatif.

“Sudah kita siapkan, politik itu kan gak boleh gak ada antisipasi, antisipasi selalu ada. Sampai titik itu ya. Jangan diurai lagi,” tegasnya.

Namun begitu, dia masih enggan bicara terlalu jauh mengenai kemungkinan deadlock tersebut.

“Nanti, belum, jangan bicara deadlock dulu, skrg masih komunikasi, deadlock itu nanti kalau udah deadlock baru kita bicara deadlock, ini nggak ada deadlock, mana ada politik itu deadlock, nggak ada. Dinamis aja terus,” pungkasnya.

Sebelumnya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyarankan Partai Keadilan Sejahtera untuk tidak mengunci bakal calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024, dengan cara mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk berpasangan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (3/7).

“Saran saya kepada semua partai politik kalau tidak cukup kursi jangan ngunci calon supaya mendapatkan teman koalisi,” ujar Awiek.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya