Berita

Petahana Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu/Istimewa

Politik

Pilkada Semarang 2024

Sowan ke Golkar, Mbak Ita Berharap Kerja Sama Terus Berlanjut

RABU, 03 JULI 2024 | 06:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Petahana Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengunjungi kantor DPD Partai Golkar Kota Semarang, Selasa (2/7). Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita itu berharap pertemuan itu bisa membuka pintu untuk melanjutkan kerja sama yang sudah terjalin selama ini.

"Kunjungan ini sebenarnya sudah diawali dengan komunikasi dengan Pak Erri Sadewo selaku Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang. Tapi baru hari ini bisa hadir dan bersilaturahmi ke kantor," ujar Mbak Ita di Kantor DPD Partai Golkar Kota Semarang, dikutip RMOLJateng, Selasa (2/7).

Mbak Ita berharap melalui kunjungan tersebut dapat terjalin kerja sama yang lebih intens. Pada Pilkada sebelumnya, Partai Golkar turut berkoalisi dan mengusung pasangan Hendi-Ita dalam kontestasi Pilwakot Semarang.


"Harapannya bisa menjalin kerja sama kembali, karena pada periode lalu kami selalu bersama-sama, apalagi dengan Pak Erri dan Pak Anang di legislatif yang mendukung kebijakan Pemerintah Kota Semarang," paparnya.

Menurut Mbak Ita, sambutan Partai Golkar sangat luar biasa dan banyak yang sudah mengenal serta membantu program Pemkot Semarang.

"Banyak yang memberikan masukan luar biasa. Kami perlu masukan untuk penyelesaian berbagai permasalahan di Kota Semarang. Harapannya, kami bisa terus berpartner untuk menyelesaikan persoalan yang ada dengan baik," imbuh Mbak Ita.

Namun demikian, terkait potensi koalisi, dirinya menyerahkan semuanya kepada partai masing-masing.

"Belum tahu, kami menyerahkan ke partai masing-masing. Syukur bisa terjalin kerja sama seperti periode sebelumnya," jelasnya.

Sejauh ini, Mbak Ita telah melakukan komunikasi dengan hampir semua partai sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) beberapa waktu lalu.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya