Berita

Indopol Survey merilis peta elektabilitas calon bupati Lamongan/Ist

Politik

Indopol: Masyarakat Lamongan Masih Ingin Yuhronur Efendi jadi Bupati

SELASA, 02 JULI 2024 | 16:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jika maju pada Pilkada 2024, Yuhronur Efendi diyakini bakal kembali menjadi Bupati Lamongan untuk periode kedua.

Hal tersebut terekam dalam survei "Dinamika Politik Kabupaten Lamongan Menjelang Pilkada 2024" yang dirilis Indopol Survey.

"Sebanyak 61,33 persen masyarakat menginginkan kembali Yuhronur Efendi menjadi Bupati Lamongan kembali, serta 38, 5 persen tidak ingin dan 0,17 persen tidak jawab," ujar DIrektur Indopol Survey Ratno Sulistiyanto dalam keterangan tertulis, Selasa (2/7).


Dikatakan Ratno, keinginan masyarakat itu linear dengan elektabilitas Yuhronur yang unggul dalam pertanyaan terbuka atau top of mind.

"Calon Bupati menjelang pilkada 2024 untuk pertanyaan top of mind, posisi pertama Yuhronur Efendi dengan elektabilitas sebesar 47,5 persen," tuturnya.

Di bawah Yuhronur, lanjutnya, ada Suhandoyo dengan elektabilitas sebesar 11 persen, Abdul Ghofur sebesar 5,5 persen, Ahmad Sandi sebesar 3,17 persen, dan Kartika Hidayati sebesar 2,83 persen.

"Sementara figur lainnya hanya memperoleh dukungan di bawah 2 persen, dan 25,33 persen belum menentukan pilihan," pungkasnya.

Survei ini dilakukan di Kabupaten Lamongan dengan jumlah responden sebanyak 600. Ditetapkan, margin of error sebear ±4 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan teknik wawancara tatap muka yang dilakukan pada 16–22 Juni 2024.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya