Berita

Ketua Forum Pondok Pesantren Jawa Barat, KH Soleh Zuhdi/RMOLJabar

Nusantara

Anggota Dewan Doyan Judol, Parpol Harus Tanggungjawab

SELASA, 02 JULI 2024 | 07:57 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Partai politik (Parpol) harus tanggungjawab atas kadernya yang menjadi anggota Dewan, baik di pusat maupun daerah, yang terkait judi online (Judol).

Parpol harus berani memberikan sanksi, bahkan pemecatan, terhadap para anggota DPR, DPRD provinsi, kabupaten dan kota, yang terbukti terlibat perjudian online.

Demikian ditegaskan Ketua Forum Pondok Pesantren Jawa Barat, KH Soleh Zuhdi, menanggapi kabar 1.000 wakil rakyat diindikasi terlibat judi online.


Kiai Soleh mengaku prihatin, anggota dewan terhormat yang dipilih rakyat untuk mewakili di lembaga legislatif, salah satunya untuk merumuskan dan membuat serta mengesahkan undang-undang, malah mengkhianati amanah.

“Anggota DPR itu wakil rakyat, mereka intelektual yang sekaligus pembuat undang-undang, kalau sudah begini, rakyat dan bangsa ini mau dibawa kemana,” tendas Kiai Soleh, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (2/7).

Untuk itu dia mendorong dilakukannya tindakan tegas terhadap para anggota dewan yang terlibat perjudian online, tidak hanya oleh MKD DPR, tapi juga oleh partai tempat para anggota dewan itu bernaung.

Menurutnya, Parpol harus lebih selektif saat merekrut kader-kader untuk menjadi anggota dewan, pusat maupun daerah.

“Nah, Parpol tempat bernaung para anggota dewan yang doyan judi online harus tanggung jawab, berikan sanksi dan proses hukum, tak ada pandang bulu,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya