Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto/Repro

Politik

Menko Polhukam Klaim Biang Kerok Peretasan PDN dari Internal

SENIN, 01 JULI 2024 | 14:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penyebab peretasan Pusat Data Nasional (PDN) diklaim telah ditemukan pemerintah.

Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto mengatakan, berdasarkan hasil forensik, ada pengguna dari pihak internal yang sering menggunakan password. Pihak internal inilah yang kemudian dianggap bersalah atas serangan ransomware LockBit 3.0.

"Kami sudah mengetahui siapa user yang selalu menggunakan password-nya hingga terjadi permasalahan yang sangat serius ini,” kata Menko Hadi saat konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (1/7).


Meski demikian, Hadi tidak mengungkap secara gamblang siapa user yang dimaksud. Ia hanya memastikan akan memproses hukum pengguna tersebut melalui Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan aparat hukum terkait.

“Penegakan hukum nantinya bisa dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku,” lanjut Hadi.

Kemenko Polhukam hari ini menggelar rapat koordinasi tingkat menteri membahas penggantian PDN yang diserang ransomware. Rapat ini dipimpin langsung oleh Menko Hadi Tjahjanto.

Hadir dalam rapat tersebut Menkominfo Budi Arie Setiadi; Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo; Dirjen Dukcapil dan Kepala Pusat dan Informasi Kemendagri; Kepala BSSN, Hinsa Siburian; Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen Bambang Ismawan; Komandan Satuan Siber (Dansatsiber) TNI, Brigjen Ari Yulianto., dan beberapa lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya