Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta/Net

Politik

Komisi I DPR: Publik Perlu Tahu Isi PDN yang Diretas

SABTU, 29 JUNI 2024 | 11:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Isi Pusat Data Nasional (PDN) yang diretas hacker perlu diungkap pemerintah kepada publik. Hal ini penting agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Selain itu, transparansi pemerintah juga penting agar publik bisa melakukan mitigasi kebocoran data pribadi yang berpotensi disalahgunakan.   

"Persoalan ini secara esensial perlu digali dan diperjelas semua pihak dan pemerintahan. Kenapa yang diserang PDN, bukan yang lain? Rakyat Indonesia berhak tahu supaya aware," kata Anggota Komisi I DPR, Sukamta dalam diskusi daring bertajuk Pusat Data Bocor, Siapa Teledor?, Sabtu (29/6).


Buntut peretasan, publik kini menganggap PDN seperti sebuah brankas penyimpan harta benda. Maka, wajar jika muncul kekhawatiran berlebih dalam menyikapi peretasan PDN. Ditambah, pemerintah juga sejauh ini terkesan tidak transparan.

"Ada yang mengatakan PDN berisi data kementerian, lembaga hingga pemda. Jumlahnya ada yang mengatakan 210, ada yang bilang 182 lembaga. Ini artinya apa? PDN seperti brankas," tandas politisi PKS ini.

Selain Sukamta, turut hadir dalam diskusi tersebut di antaranya Direktut Eksekutif SafeNet, Nenden Sekar Arum; pakar keamanan siber Vaksincom, Alfons Tanujaya; dan pakar telematika, Roy Suryo.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya