Berita

Jemaah haji asal Indonesia saat menunggu penerbangan di Arab Saudi/Kemenag

Dunia

PPIH Semprot Maskapai Gegara Banyak Penerbangan Delay

JUMAT, 28 JUNI 2024 | 19:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengakui banyak keterlambatan jadwal penerbangan jemaah haji yang hendak pulang ke Tanah Air.

Ketua PPIH Arab Saudi, Nasrullah Jasam mengklaim, kasus ini terjadi karena pihak maskapai jasa penerbangan sering delay.

"Kepada maskapai, baik Garuda maupun Saudia agar kooperatif dan hadir di tengah-tengah jemaah ketika ada delay. Karena ketika ada delay, tentu yang bisa menjelaskan secara spesifik pihak penerbangan, bukan PPIH," tutur Nasrullah dikutip pada Jumat (28/6).


Tak hanya itu, maskapai penerbangan juga diminta menginformasikan lebih awal jika ada keterlambatan atau perubahan jadwal penerbangan.

"Kalau (delay) alasan keamanan, kami bisa terima tetapi diinfokan jauh-jauh hari sebelumnya, atau jauh sebelum take off karena delay itu dampaknya bukan hanya keselamatan, tapi layanan lainnya," lanjutnya.

Jemaah haji Indonesia mulai dipulangkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah dan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah sejak 22 Juni 2024.

Hingga Kamis (27/6), sudah ada 111 kelompok terbang (kloter) dengan 43.000 jemaah kembali ke Tanah Air usai menyelesaikan puncak ibadah haji.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya