Berita

Australia Manfaatkan Peluang Bisnis di Indonesia untuk Masa Depan Digital/Ist

Bisnis

Australia Manfaatkan Peluang Bisnis di Indonesia untuk Masa Depan Digital

JUMAT, 28 JUNI 2024 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan-perusahaan teknologi Australia berada di Jakarta untuk berpartisipasi dalam Australia Southeast Asia Business Exchange (A-SEABX).

A-SEABX yang diluncurkan pada Kamis (27/6) bertujuan untuk meningkatkan perdagangan dua arah antara Australia dan Asia Tenggara serta meningkatkan kesadaran akan peluang bisnis dan kemungkinan investasi antara perusahaan-perusahaan Australia dan Indonesia.

Delegasi Bisnis Australia yang dipimpin oleh Profesor Jennifer Westacott akan menunjukkan  kemampuan mereka di bidang keamanan siber, teknologi finansial, dan teknologi pertanian.  


"Saya merasa terhormat dapat mendampingi delegasi perusahaan teknologi Australia yang luar biasa ini untuk menunjukkan kemampuan mereka dan memperdalam pemahaman mereka tentang perjalanan dan prioritas digitalisasi Indonesia," kata Profesor Westacott, dalam keterangan yang diterima RMOL.

Utusan Khusus Australia untuk Asia Tenggara, Nicholas Moore, yang turut bersama para delegasi tersebut mengatakan, "Pertukaran bisnis ini akan mendukung lebih banyak lagi bisnis Australia yang akan diluncurkan di pasar Indonesia dan sejalan dengan pencapaian Southeast Asia Economic Strategy to 2040."

Sebagai bagian dari Business Exchange, Australia akan meluncurkan program Landing Pad di Jakarta. Program tersebut diumumkan oleh Perdana Menteri Australia pada KTT Khusus ASEAN-Australia di Melbourne pada 5 Maret 2024.

"Program Landing Pad akan membantu perusahaan-perusahaan teknologi yang siap dipasarkan untuk mengembangkan strategi masuk ke pasar yang efektif dan mengamankan kemitraan di pasar Indonesia, yang akan berkontribusi pada transformasi digital yang berkelanjutan di Asia Tenggara," ujar Daniel Boyer, Wakil CEO Komisi Perdagangan dan Investasi Australia (Austrade).

Sebuah Nota Kesepahaman juga akan ditandatangani antara Austrade dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) untuk menjalin kerja sama institusional yang lebih erat dan mendukung kelompok Landing Pad pertama Australia ke Indonesia.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya