Berita

KRI Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM-331) berlabuh di Pearl Harbor, Hawaii, Amerika Serikat (AS), Rabu (26/6)/Ist

Pertahanan

Ikuti Latma Rimpac 2024

KRI REM-331 Tiba di Pelabuhan Bersejarah

KAMIS, 27 JUNI 2024 | 02:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Setelah menaklukan Samudera Pasifik selama 12 hari pelayaran untuk mengikuti Latma Multilateral Rim Of The Pacific (Rimpac) 2024, KRI Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM-331) akhirnya berlabuh di Pearl Harbor, Hawaii, Amerika Serikat (AS), Rabu (26/6).

Kkomandan KRI REM-331 Kolonel Laut (P) Adam Tjahja S juga bertindak sebagai Dansatgas Rimpac 2024.

Pearl Harbor sendiri merupakan pangkalan Angkatan Laut AS yang menjadi awal berkecamuknya peperangan Asia Timur Raya pada 1941. Pangakalan termegah di Samudera Pasifik luluh lantah dibombardir Jepang pada 7 Desember 1941.
 

 
Setibanya di pelabuhan bersejarah itu, KRI REM-331 disambut oleh Atase Laut RI di Washington DC, Kolonel Laut (P) Yano dan Komandan Kapal Perang USS Shiloh Captain Cheatham.

Selanjutnya Dansatgas Rimpac 2024 mengajak penyambut mengunjungi kapal perang kebanggaan Indonesia ini.

KRI REM-331 akan melaksanakan Harbor Phase yang diwarnai beberapa acara seperti National Reception, ajang kesenian serta mengikuti turnamen berbagai cabang olahraga sebelum melaksanakan Sea Phase di Samudera Pasifik bersama puluhan kapal perang berbagai negara di dunia.

Latma RIMPAC 2024 yang diikuti oleh KRI REM-331 merupakan salah satu sarana untuk menguji doktrin, taktik, dan prosedur peperangan laut yang terbaru, khususnya dalam Operasi Laut Gabungan.

Selain itu, melalui latihan ini negara peserta latihan dituntut untuk bekerja sama dan mampu membuktikan ketahanan operasional Alutsistanya mengingat Sea Phase dilaksanakan selama tiga minggu non-stop, tanpa sandar di pangkalan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam mewujudkan Prajurit Jalasena Samudera yang tangguh dalam OMP, OMSP, serta mampu menjalankan peran diplomasi di kancah dunia.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya