Berita

Sound system dan panggung dibakar penonton karena konser batal digelar. Peristiwa terjadi di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten/Ist

Nusantara

Sandi Uno Telusuri Bakar Sound System di Pasar Kemis

RABU, 26 JUNI 2024 | 11:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Insiden bakar panggung dan sound system oleh penonton konser musik di lapangan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, juga disorot Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.

Seperti diberitakan, pembakaran dipicu penonton yang terlanjur sakit hati kepada panitia, karena ternyata belum membayar Feel Koplo Band, yang direncanakan mengisi acara, termasuk Guyon Waton dan Ndx Axa. Akibatnya konser batal digelar.

Larut dalam emosi, secara berbondong-bondong penonton membakar panggung dan sound system, karena merasa dirugikan dan sudah beli tiket sebesar Rp115 ribu per orang.


"Jangan sampai citra Indonesia yang sedang baik dan sedang dibangun ini justru malah dicoreng," kata Sandi Uno, sapaan akrabnya, lewat akun X, dikutip Rabu (26/6).

Mantan Wakil Gubernur Jakarta itu juga sangat menyayangkan dan prihatin atas peristiwa itu. Insiden itu terulang kembali akibat promotor yang tidak punya kapabilitas.

"Saya akan berkoordinasi dengan dinas setempat, untuk memeriksa, dan jika perlu kita tegas memberikan sanksi, juga menghadirkan fasilitasi, agar tidak ada yang dirugikan," tegas Sandi.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya