Berita

Gus Fawait mendapat tambahan dukungan dari PKB untuk maju Pilkada Jember 2024/RMOLJatim

Politik

Pilkada Jember 2024

Rekom PKB Jatuh ke Gus Fawait

SELASA, 25 JUNI 2024 | 13:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mendukung Muhammad Fawait di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember 2024. Surat rekomendasi diserahkan Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, kepada Gus Fawait pada Senin (24/6).

Sekretaris PKB Jawa Timur, Anik Maslachah, membenarkan pemberian dukungan tersebut. Sosok yang menjabat Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu mengatakan, untuk rekom Bupati Jember diserahkan langsung ke Gus Fawait,

"Adapun untuk cawabub masih harus dilakukan pembahasan lebih lanjut, " kata Anik, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (25/6).


Satu hal yang pasti, lanjut Anik, mesin partai sudah siap sejak awal untuk menjatuhkan pilihan ke Gus Fawait.

"Mudah-mudahan juga calon tunggal di Pilkada Jember," harapnya.

Sementara itu, Gus Fawait saat dikonfirmasi mengaku berterima kasih atas dukungan tersebut. Presiden LSN tersebut mengatakan, PKB adalah partai yang dilahirkan oleh ulama. Dan dukungan tersebut merupakan bukti dukungan ulama untuk santri yang akan berbuat kebaikan di Jember.

"Ibarat kata, dukungan tersebut dari ulama kepada santrinya agar dipercaya memimpin Jember, " jelasnya.

Gus Fawait menambahkan, dukungan tersebut memiliki nilai tersendiri mengingat ulama menginginkan agar Jember dipimpin santri yang juga peduli terhadap ponpes.

Sebelumnya, Partai Nasdem menyerahkan rekomendasi kepada Gus Fawait untuk maju pada Pilkada Jember 2024. Dukungan parpol terhadap Gus Fawait diprediksi akan terus bertambah. Baik dari pemilik kursi di parlemen maupun nonparlemen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya