Berita

Pertemuan Partai Gerindra dengan parpol Nonparlemen di Kota Solo/RMOLJateng

Politik

Pilkada Solo 2024

Gerindra Solo Ancang-ancang Gandeng 7 Parpol Nonparlemen

SENIN, 24 JUNI 2024 | 16:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Gerindra Solo menginisiasi pertemuan dengan tujuh partai politik (Parpol) nonparlemen di Kota Solo jelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo 2024.

Tujuh parpol nonparlemen tersebut adalah Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Gelora Rakyat Indonesia (Gelora), Partai Demokrat, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda).

Pertemuan tersebut telah digelar pada Minggu kemarin (23/06).


Menurut Ketua DPC Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, pihaknya sengaja menggandeng partai politik yang belum mendapatkan kursi di parlemen untuk duduk bersama membahas Pilwalkot Solo.

Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan bisa menyamakan persepsi dan tidak menutup kemungkinan untuk membuat koalisi besar. Meskipun tidak bisa mengusung calon sendiri, namun parpol-parpol tersebut juga memiliki basis massa tersendiri.

"Saya yakin semua parpol memiliki massa, punya basis di wilayah Solo, yang bisa jadi penentu dalam kontestasi Pilwalkot," ucap Ardianto, diwartakan Kantor Berita RMOLJateng, Senin (24/6).

Selain berkomunikasi dengan parpol nonparlemen, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan parpol yang memiliki kursi di DPRD Solo.

"Dengan PKS juga sudah terjalin komunikasi," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Solo, Supriyanto, yang hadir dalam acara tersebut juga mengapresiasi pertemuan parpol nonparlemen ini. Menyamakan persepsi sosok seperti apa yang cocok memimpin Kota Solo selanjutnya.

"Dengan koalisi besar, figur yang kuat, kita optimistis mampu memenangkan Pilwalkot Solo 2024," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya