Berita

Salah satu sudut Kampus Unpad. Ilustrasi/Net

Politik

3 Kandidat Rektor Unpad Ditetapkan, Diumumkan 5 Juli 2024

MINGGU, 23 JUNI 2024 | 12:16 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Tiga calon rektor 2024-2029 sudah ditetapkan Panitia Pelaksana Pemilihan Rektor (P3R) Universitas Padjadjaran, didasarkan hasil sidang pleno tertutup Majelis Wali Amanat (MAW).

Secara abjad, dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (23/6), tiga calon rektor itu adalah Prof Arief S Kartasasmita, Prof Popy Rufaidah, dan Prof Setiawan.

Ketua P3R Unpad, Duta Besar Nadjib Riphat Kesoema, mengatakan, tiga calon rektor itu bakal mengikuti sidang pleno terbuka yang dijadwalkan digelar secara hybrid dari Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, 2 Juli 2024.


Sidang pleno terbuka itu dihadiri sivitas akademika dan tenaga kependidikan Unpad. Pada acara itu, tiga calon rektor bakal diskusi dan menyampaikan berbagai program kerja di hadapan sivitas akademika dan tenaga kependidikan.

Dari hasil sidang pleno terbuka itu, kata Dubes Nadjib, MWA Unpad bakal menggelar sidang pleno tertutup pada 4 Juli 2024. Sidang pleno tertutup itu yang menentukan siapa rektor terpilih periode 2024-2029.

“Pengumuman rektor terpilih dilakukan pada 5 Juli 2024. Pelantikan Rektor digelar pada 7 Oktober 2024,” kata Dubes Nadjib.

Sementara itu Wakil Ketua MWA Unpad, Prof Arry Bainus, menjelaskan, ada target-target yang diberikan MWA kepada rektor terpilih. Pertama, peringkat naik ke 300 besar dunia pada 2029.

“Untuk itu calon rektor diminta menyiapkan strategi dan program selama lima tahun ke depan berkenaan dengan pencapaian ranking 300 dunia itu,” kata Arry.

Target kedua, peningkatan income Unpad sebesar Rp3 triliun. Dan ketiga, penyusunan desain organisasi baru yang mampu mewujudkan target pencapaian peringkat 300 dunia. Target terakhir, peningkatan remunerasi sebesar 120 persen.

Rektor terpilih juga didorong melanjutkan program-program yang sudah berjalan, salah satunya Unpad menuju hybrid university.

Prof Arry juga mengapresiasi capaian yang sudah dilakukan pada masa kepemimpinan Prof Rina Indiastuti, seperti pencapaian masuk 500 perguruan tinggi dunia, perolehan dana abadi, serta pencapaian income sebesar Rp1,5 triliun.

“Maka target rektor ke depan masih logis dan rasional, asal dengan strategi dan program yang tepat,” katanya.

Prof Arief S Kartasasmita merupakan guru besar Kedokteran. Saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad.

Prof Popy Rufaidah guru besar ekonomi dan bisnis, saat ini menjabat ketua Pusat Unggulan Unpad BUMN Center of Excellence. Sementara Prof Setiawan merupakan guru besar Kedokteran yang saat ini menjabat Dekan Pascasarjana Unpad.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya