Berita

Sekjen DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (Amphuri), Farid Aljawi/Repro

Politik

Haji 2024 Diklaim jadi Prestasi Jokowi Sebelum Lengser

SABTU, 22 JUNI 2024 | 14:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Di tengah beragam kritik, penyelenggaraan Haji tahun 2024 yang sejalan dengan akhir masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dianggap tetap layak diapresiasi.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (Amphuri), Farid Aljawi bahkan mengklaim, penyelenggaraan Haji 2024 menjadi yang terbaik dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Habib Farid, sapaannya, pemerintahan Jokowi telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Kami berterima kasih kepada pemerintah karena haji tahun ini ada penambahan kuota paling banyak sepanjang sejarah. Ini menjadi prestasi karena jumlah jemaah tambah 20 ribu," kata Habib Farid dalam diskusi virtual, Sabtu (22/6).

Selain itu, Habib Farid juga menilai tidak ada masalah serius dalam penyelenggaraan haji tahun ini, sebagaimana diberitakan kepada publik.

"Tahun ini tidak ada masalah berarti. Menurut saya (hanya) masalahnya standar," sambungnya.

Dari segi pelayanan, Habib Farid menilai sudah cukup rapi. Hanya ada satu persoalan di tenda jemaah, yakni di maktab 115 yang terjadi akibat salah komunikasi antara syarikat dengan para penyelenggara.

"Jadi secara global ini penyelenggaraannya baik," tutup Habib Farid.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya