Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Punya Desain Futuristik, Produk Alat Dapur Winn Gas Unggul di Pasaran

JUMAT, 21 JUNI 2024 | 18:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Populer di masyarakat dan banyak digunakan rumah tangga, ternyata produk peralatan dapur dengan merek Winn Gas adalah produk karya dalam negeri.

Direktur utama Perusahaan produksi peralatan dapur dan manufaktur peralatan gas, Winn Gas Henry Gunawan mengungkapkan, saat ini produk-produk mereka sebagai karya dalam negeri sangat digandrungi masyarakat dan menguasai pasar Indonesia.

Kata Henry, salah satu produk yang banyak dipakai masyarakat adalah regulator gas tipe W 900 M.


"Keberhasilan itu tak lain karena produk-produk Winn Gas diproduksi melalui proses quality control yang ketat dan sangat mempertimbangkan sisi keamanan," kata Henry kepada wartawan, Jumat (21/6).

Dia menjelaskan, regulator gas tipe W 900 M tersebut telah mendapatkan sertifikat hak paten dan hak cipta dari Direktur Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Indonesia pada Kementerian Hukum dan HAM RI.

Pada saat ini, kata dia, produk-produk Winn Gas sangat familiar di pasaran, ada kompor gas, regulator gas, selang elpiji, rice cooker, dan lain sebagainya. Tapi, yang benar-benar sangat fenomenal adalah kehadiran regulator gas tipe W 900 M.

"Design yang futuristik dan sangat kekinian ditambah warna yang sangat menggoda membuat aktivitas dapur lebih menyenangkan," tuturnya.

Tak hanya itu, Henry mengatakan Winn Gas merupakan hasil produksi anak bangsa, yang kadang-kadang rentan dicontek dan ditiru oleh pabrikan atau importir lain baik dari segi design dan fungsi serta cara kerjanya.

"Untuk itu diharapkan masyarakat agar lebih hati - hati dalam memilih regulator gas, karena W 900 M sangat aman digunakan," pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya