Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Akibat Rupiah Melemah, Anggaran IKN Potensi Tersendat

JUMAT, 21 JUNI 2024 | 11:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelemahan Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat bakal berimbas ke harga barang-barang impor, dan memicu anggaran di beberapa proyek tersendat termasuk untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Dampak pelemahan Dolar ini adalah lebih mahalnya barang-barang yang diimpor termasuk untuk kebutuhan impor BBM yang dilakukan oleh pemerintah," ujar Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/6).

"Dampaknya adalah beban subsidi yang meningkat. Dengan tambahan beban tersebut pasti akan mengurangi anggaran program lainnya termasuk IKN," sambungnya.


Dia menjelaskan, kenaikan harga barang-barang impor akibat pelemahan nilai tukar Rupiah, mengharuskan pemerintah membuat langkah taktis dengan mengalihkan anggaran lain untuk menutupi beban subsidi yang meningkat.

"Yang pasti ada realokasi anggaran dari sektor lainnya. Makanya dana pagu indikatif PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) menurun di tahun 2025," tuturnya menambahkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya