Berita

Gedung KPK/RMOL

Politik

KPK Dilemahkan, Investor Akan Menjauh

SENIN, 17 JUNI 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indonesia tidak mampu meningkatkan investasi asing ke dalam negeri lantaran budaya korupsi membuat para investor berpikir ulang menanamkan modalnya.

Pakar ekonomi Faisal Basri mengatakan munculnya aturan sapu jagat Omnibus Law yang seolah memberi keleluasaan kepada para pengusaha untuk berinvestasi nyata belum mampu menggugah para investor berinvestasi di tanah air.

"Nah waktu omnibus law, itu dianggap pemberantasan korupsi, malah memperlambat investasi bukannya mempercepat, itu pernah diutarakan oleh Moeldoko, oleh ketua Kadin, itu yang meyakinkan Pak Jokowi, oleh karena itu dilemahkan KPKnya tapi faktanya investasi tidak mengalami peningkatan," kata Faisal Basri dikutip dalam akun Youtube Novel Baswedan, Senin (17/6).


Ia menilai ada investasi yang masuk ke Indonesia namun mayoritas dari China dan Hongkong, investor dari negara barat justru mengalami penurunan.

"Okelah masih ada investasi, tapi beralih investasi dari Amerika dari Eropa turun, yang naik dari China dan Hongkong sekarang paling besar," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya