Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani saat menghadiri Lion Dance Exhibition: Amanat Keberagaman Jakarta di Petak Enam, Glodok, Jakarta, Minggu (16/6)/Ist

Politik

Rawat Keberagaman

Zita Anjani Senang Kesenian Barongsai Lestari di Jakarta

MINGGU, 16 JUNI 2024 | 21:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menegaskan bahwa Jakarta adalah kota untuk semua, kota tempat bertemunya masyarakat dari berbagai suku termasuk salah satunya etnis Tionghoa.

Etnis tersebut telah menetap lama dengan berbagai kebudayaannya termasuk olahraga barongsai.

Zita mengaku senang karena olahraga barongsai masih bertahan dan lestari di Indonesia, khususnya Jakarta.


"Biasanya ini hanya bisa dilihat di film-film kungfu jaman dulu, tapi malam ini kita bisa saksikan langsung ini (barongsai) lestari di Jakarta dan bahkan ternyata ada atletnya." Jelas Zita saat menghadiri Lion Dance Exhibition: Amanat Keberagaman Jakarta di Petak Enam, Glodok, Jakarta, Minggu (16/6).

Lebih lanjut, Ketua DPP PAN itu menyebut acara yang diadakan oleh Kolaborasi Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Jakarta dengan Persatuan Liong Barongsai Seluruh Indonesia (PLBSI) ini merupakan langkah kongkret untuk menjaga dan melestariakan keberagaman budaya yang harus diapresiasi.

Menurut Zita, hal itu merupakan bukti bahwa Jakarta adalah kota bagi semua, kota yang memberikan ruang bagi siapapun.

"Apalagi sekarang atlet yang ikut olahraga barongsai ini tidak hanya didominasi oleh mereka yang Tionghoa. Itulah Jakarta, Kota untuk semua, yang memberikan ruang bagi siapapun, kita berkolaborasi dan berbaur,” jelasnya.

“Apalagi saya dengar, tim dari Indonesia baru saja memenangkan kejuaran tingkat dunia bulan lalu, mengalahkan Tiongkok, Malaysia, Vietnam, dan Singapura,” lanjutnya.

Sementara Ketua DPW IPTI, Jovin Kurniawan mengucapkan terima kasihnya pada Zita yang masih mau memberikan perhatian pada olahraga barongsai. Dia berharap, kebudayaan yang ada dapat terus didukung pemerintah dan dapat dinikmati lebih banyak orang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya