Berita

Stok tabung LPG 3 kg dipastikan aman selama libur Iduladha 1445 H/2024 M/Istimewa

Bisnis

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Selama Idul Adha

SABTU, 15 JUNI 2024 | 23:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pasokan BBM dan LPG jelang Iduladha 1445 Hijriah dalam kondisi aman terkendali. Terutama di Provinsi Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.

Sehingga peningkatan kebutuhan energi masyarakat selama masa libur bakal terpenuhi.

Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Muslim Dharmawan mengatakan, sejak jauh-jauh hari pihaknya telah melakukan antisipasi dengan menambah stok BBM dan LPG, termasuk meningkatkan keandalan fasilitas dan pelayanan di lembaga penyalur seperti SPBU dan agen/pangkalan LPG.  


“Untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi BBM selama periode sebelum hingga libur Iduladha, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melakukan build-up stock di SPBU masing-masing wilayah Sales Area Retail sesuai dengan kebutuhan dan tren konsumsi dalam beberapa hari ke depan,” ucap Muslim dalam keterangan resmi, Sabtu (15/6).

Sebagai contoh untuk biosolar, Pertamina Patra Niaga meningkatkan stoknya sekitar 2.000 kiloliter per hari jelang Iduladha.

"Sementara untuk produk lain disesuaikan dengan kebutuhan,” tambah Muslim.

Pertamina Patra Niaga juga menyiagakan SPBU prioritas seperti di Rest Area, kawasan Pelabuhan dan jalur strategis lainnya untuk mengantisipasi adanya antrean.

Lebih lanjut, Pertamina juga mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying. Karena Pertamina terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Selain memastikan stok di SPBU, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat juga melakukan penambahan stok tabung LPG 3 kg sebesar 1,35 juta tabung yang disiapkan secara fakultatif pada Hari Raya Iduladha 1445 H.

“Dengan adanya penambahan ini, kami berharap kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi serta merasa tenang selama libur dan cuti bersama Iduladha tahun 2024 ini,” tutur Muslim.

Muslim mengimbau masyarakat untuk membeli produk LPG, khususnya produk 3 kg, di lembaga penyalur atau pangkalan resmi Pertamina untuk menjamin harga beli sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah Daerah masing-masing wilayah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya