Berita

Politisi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad diisukan akan menjadi Ketua DPR RI periode 2024-2029/RMOL

Politik

Pengamat: Isu Ketua DPR Diambil Gerindra Bisa Memantik Konflik Koalisi Prabowo-Gibran

SABTU, 15 JUNI 2024 | 10:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bakal diambil Partai Gerindra pada periode 2024-2029 bisa menimbulkan konflik di koalisi Prabowo-Gibran.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos memandang, isu yang menyebut Ketua DPR RI 2024-2029 bakal dijabat Sufmi Dasco Ahmad bisa menyinggung Partai Golkar.

Sebab Golkar merupakan partai politik dengan perolehan suara terbanyak di koalisi Prabowo-Gibran. Sementara Gerindra berada di bawah Golkar dalam Pileg 2024.


"Isu ini akan mempetakonflikkan antara Golkar dan Gerindra di internal koalisi. Sebab meskipun Prabowo adalah presiden, tetapi partai dengan mayoritas kursi di DPR RI dari koalisi Prabowo-Gibran adalah Golkar, bukan Gerindra," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (15/6).

Jika merujuk mekanisme penentuan Ketua DPR melalui revisi UU 17/2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3), maka Gerindra tidak berhak mengisi posisi Ketua DPR RI.

"Artinya jikapun UU MD3 direvisi, seharusnya yang menduduki kursi ketua DPR adalah Golkar, bukan Gerindra," sambungnya.

Di samping itu, sosok yang kerap disapa Biran itu juga menduga isu Dasco menjadi Ketua DPR akan memperkeruh hubungan Gerindra dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai parpol pemenang Pemilu 2024.

"Selanjutnya isu ini juga akan menjadi peta konflik awal antara Gerindra dan PDIP, antara partai pemerintahan dengan partai oposisi," tutup Biran.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya