Berita

Balai Kota DKI Jakarta/Ist

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Cagub/Cawagub Asal Jawa Jadi Penentu Kemenangan

SABTU, 15 JUNI 2024 | 02:48 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Partai politik didorong memilih bakal calon Gubernur atau bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta berdarah Jawa untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.

Figur Jawa ini dinilai akan membawa kemenangan mutlak untuk menarik kaum urban di Jakarta.

"Sayang sekali dari nama-nama kandidat Cagub/Cawagub Jakarta yang beredar sekarang tidak mewakili figur Jawa. Kenapa Jawa penting, karena di Jakarta banyak kaum urban yang menjadi silent majority," kata pegiat seni budaya, Ki Supriyadi Cermo Sentono dalam keterangannya dikutip Sabtu (15/6).


Menurutnya, penduduk Jakarta didominasi suku Jawa yang memilih fokus bekerja untuk penghidupan keluarganya. Namun kelompok ini patut diperhitungkan karena berpotensi besar untuk membawa kemenangan di Pilkada Jakarta.

"Sebenarnya banyak figur Jawa yang bisa menjadi pemimpin Jakarta ke depan," katanya.

Sejumlah nama yang beredar sekarang seperti Ridwan Kamil maupun Anies Baswedan untuk Pilkada Jakarta 2024 memiliki popularitas cukup baik. Namun parpol tetap harus mempertimbangkan nama lain agar tidak menyesal kemudian.

"Ada nama Mujiyono (Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta), Heru Budi Hartono yang sekarang jadi Pj Gubernur DKI Jakarta atau nama lainnya yang bisa mewakili aspirasi penduduk urban," katanya.

Sebelumnya PKB resmi meminang Anies Baswedan untuk Pilkada DKI Jakarta 2024.

Di sisi lain, Partai Gerindra akan mencalonkan Ridwan Kamil untuk memenangkan kontestasi Pilkada Jakarta 2024.

Sedankan sejumlah partai politik lainnya masih intens melakukan komunikasi untuk berkoalisi dan menentukan nama-nama pasangan cagub/cawagub.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya