Berita

Ilustrasi mie berformalin/Net

Nusantara

Makanan Berformalin dan Boraks Beredar di Kawasan Kota Tua

KAMIS, 13 JUNI 2024 | 15:45 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DKI  Jakarta mengingatkan warga terhadap bahaya makanan berformalin dan mengandung boraks.

Pasalnya, makanan mengadung bahan kimia berbahaya itu banyak beredar di kalangan pedagang. Salah satunya di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat

BBPOM DKI Jakarta menemukan banyak makanan mengandung bahan berbahaya saat sidak di kawasan Kota Tua.


Agar warga bisa mengenali makanan mengandung bahan kimia berbahaya  itu, BBPOM  membagikan informasi mengenai ciri-cirinya.

Pejabat fungsional Madya BBPOM di Jakarta, Ratna Dewi mengatakan, formalin biasanya ditemukan pada mie kuning kiloan.

“Apabila sudah dimasak ya enggak kelihatan ciri-ciri makanan mengandung formalin dan boraks itu, namun biasanya warnanya mengkilap,” kata Ratna dikutip Kamis (13/6).

Selain itu, mie kuning yang mengandung formalin juga bersifat elastis apabila ditekan.

“Kemudian teksturnya seperti karet, sifatnya elastis sekali itu. Ada bau khas formalin, dan bertahan lebih dari satu hari pada suhu ruang,” kata Ratna.

Sementara tahu mengandung formalin tidak mudah hancur, dan bertahan lebih dari satu hari di suhu ruangan.

Sedangkan ayam utuh dan ikan asin berformalin tidak dihinggapi serangga dan memiliki bau khas formalin.

Selain itu, menurut Ratna, makanan yang mengandung boraks rasanya agak pahit dan pedas (getir).

Ratna menjelaskan, efek samping memakan makanan dengan bahan kimia ini akan terakumulasi dalam tubuh. Salah satu efek sampingnya adalah bisa menyebabkan kanker.

“Bisa jadi efeknya itu mungkin tahunan ya baru berasa,” kata Ratna.

Ratna menuturkan, masyarakat masih banyak yang belum sadar dan mengonsumsi makanan berbahan kimia itu.

“Padahal kita sudah tahu makanan itu mengandung bahan kimia, tapi ya masyarakat biasanya merasa, ah sedikit ini makannya,” tutup Ratna.



Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya