Berita

Presiden Jokowi dalam siaran pers yang diunggah akun YouTube Sekretariat Presiden/Repro

Politik

Serius Perangi Judi Online, Pemerintah Tutup 2,1 Juta Situs Web dan Bentuk Satgas

KAMIS, 13 JUNI 2024 | 07:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah serius memberantas judi online yang makin marak di Tanah Air. Keseriusan ini ditunjukkan pemerintah dengan menutup lebih dari 2,1 juta situs web judi online.

"Pemerintah juga terus secara serius memberantas dan memerangi perjudian online dan sampai saat ini sudah lebih dari 2,1 juta situs judol (judi online) sudah ditutup," kata Jokowi dalam siaran pers yang diunggah akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (12/6).

Tak hanya itu, Jokowi juga bakal membuat Satgas Judi Online agar pemberantasan bersifat kesinambungan.


"Satgas judi online juga sebentar lagi akan selesai dibentuk," ucap Jokowi.

Ketika Satgas sudah terbentuk, Jokowi tetap meminta bantuan masyarakat untuk melapor ke pihak berwajib bila menemukan indikasi transaksi judi online.

"Saya mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, masyarakat luas, untuk saling mengingatkan, saling mengawasi, dan juga melaporkan jika ada indikasi tindakan judi online," pinta Jokowi.

Dengan adanya peran masyarakat, Jokowi berharap pemberantasan judi online bisa lebih dipercepat.

"Salah satu pertahanan yang paling penting adalah pertahanan masyarakat kita sendiri, pertahanan kita sendiri, dan juga pertahanan pribadi-pribadi kita masing-masing," tandas Jokowi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya